Punya Keterbatasan Fisik, Pramuka Difabel Ini Mampu Jelajahi Hutan Saat Jamcab Muna
Bagikan

PUBLIKSATU, MUNA -- Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Muna baru saja menyelenggarakan kegiatan Jambore Cabang (Jamcab) tingkat Kabupaten Muna. Jamcab dilaksanakan selama tiga hari, dimulai pada tanggal 27-30 Januari 2022 di Bumi Perkemahan Warangga, Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara.
Selama pelaksanaan kegiatan, ada hal menarik datang dari salah satu peserta yang menjadi perhatian panitia maupun peserta Jamcab lain.
Peserta dimaksud adalah La Ode Calu Ndoasa dari Gudep Patimura SMP Negeri 1 Loghia, Kecamatan Loghia.
La Ode Calu Ndoasa merupakan salah satu peserta disabilitas atau peserta Pramuka Penggalang yang memiliki keterbatasan fisik yang tergabung dalam regu putera Pramuka Penggalang Gudep Patimura SMP Negeri 1 Loghia yang aktif mengikuti kegiatan selama pelaksanaan Jombore Cabang.
Ia sempat diragukan oleh panitia dalam setiap mengikuti kegiatan-kegiatan yang dibuat oleh panitia Jamcab. Terutama kegiatan penjelajahan.
Saat mengikuti kegiatan penjelajahan di hari kedua, panitia sempat memanggil bina dampingnya terkait kesiapan fisiknya. Sebab dalam kegiatan penjelajahan itu, seluruh peserta Jamcab menyusuri hutan Waranggga dengan jarak tempuh kurang lebih dua kilo dengan medan jalur yang dilewati begitu sulit. Karena selain hutan, peserta juga akan menyusuri anak sungai yang ada di hutan Warangga.
"Sebelum kami lepas peserta masuk hutan, kami sempat panggil bina dampingnya dan adik Calu, ternyata setelah kami tanya dia mengaku sanggup mengikuti penjelajahan walaupun jalur medannya sangat sulit dilewati," ujar salah satu panitia, Murliana.