Berita Terkini
Buton

Dispar Buton Akan Jadikan Hasil Olahan Pertanian dan Perindustrian Objek Wisata

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Selasa, 8 Februari 2022 18:03 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Dispar Buton Akan Jadikan Hasil Olahan Pertanian dan Perindustrian Objek Wisata
Stan pameran Pemkab Buton dalam rangkaian Hari Pers Nasional di Kota Kendari. (Foto Istimewa)

PUBLIKSATU, KENDARI - Pemerintah Kabupaten Buton melalui Dinas Periwisata akan membuat sebuah tempat terintegrasi dalam rangka mendukung hasil olahan pertanian dan perindustrian untuk dijadikan sebagai tempat wisata kuliner dan kerajinan tangan.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Buton, Rusdi Nudi menjelaskan tujuan pembuatan tempat terintegrasi itu agar para pengunjung yang datang di Kabupaten Buton tidak lagi sulit mencari lokasi tempat kuliner dan kerajinan tangan yang dijadikan oleh-oleh sebagai cendera mata.

Kata Rusdi, ide ini terinspirasi saat pada Hari Pers Nasional yang diselenggarakan di Kendari, di mana Pemerintah Kabupaten Buton memamerkan sejumlah produk olahan dari pertanian, perikanan dan perindustrian.

Kadis Pertanian Kabupaten Buton, Ma'mul Djamal menjelaskan dalam rangka Hari Pers Nasional ini, bidang pertanian memamerkan olahan kopi kaongkeongkea jenis robusta, jahe dan Bae Sribatara jenis padi gogo.

Ma'mul menjelaskan Bae Sribatara ini sudah bersertifikat. Bae ini adalah salah satu jenis padi di lahan kering yang masa panen yang terbilang cepat, sekitar 90-100 hari. Tercatat, hasil panen Bae Sribatara terbilang melimpah, sekali panen bisa mencapai 7-9 ton perhektar.

Sama seperti Bae Sribatara, kopi Kaongkeongkea berjenis robusta yang memiliki aroma khas Buton juga sudah memiliki sertifikat.

"Sertifikat ini agar tidak ada lagi daerah yang mengambil jenis ini untuk dijadikan produk unggulan mereka," ujar Kadis Pertanian Buton di stan Pameran Pemkab Buton di Kota Kendari.

Bagikan