BPS Butur bersama Pemkab Butur Sosialisasi Satu Data Indonesia dan PSS
Bagikan

PUBLIKSATU, BUTON UTARA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Utara (Butur) melakukan Sosialisasi Satu Data Indonesia (SSDI) dan Pembinaan Statistik Sektoral (PSS) yang diselenggarakan Badan Pusat Statistik Kabupaten Butur di Aula Bappeda Butur, Rabu (16/2/2022).
Mengawali sambutannya, Sekda Buton Utara (Butur), Muhammad Hardhy Muslim menyampaikan bahwa di era sistem informasi dan teknologi saat ini. Kebijakan satu data Indonesia menjadi sangat dibutuhkan sebagai basis dari pengambilan kebijakan dan kecepatan merespon perubahan.
"Data dan informasi yang akurat juga valid adalah suatu keniscayaan yang harus tersedia demi perencanaan pembangunan yang berkualitas di pusat maupun di daerah," tegas mantan Kabag Hukum Pemkot Baubau ini.
Meski demikian, Hardhy Muslim menyampaikan bahwa persoalan data masih menjadi persoalan klasik yang terjadi di Indonesia. Pertama, data yang belum berkualitas karena tidak memiliki standar baku dari segi definisi, klarifikasi maupun metodelogi. Kedua, adanya tumpang tindih dan perbedaan data di berbagai instansi publik yang dapat menghambat dalam pengambilan kebijakan serta menyebabkan serta menyebabkan tidak adanya sinkronisasi dalam perencanaan dan penganggaran antara instansi pemerintah pusat maupun daerah.
Ketiga, manntan Camat Kulisusu ini menilai, sistem data base sektoral yang belum terpadu sehingga menghambat proses integrasi antara layanan yang pada akhirnya mengurangi kualitas pelayanan.
"Menurut data Bappenas tahun 2019, ada 27 ribu aplikasi di seluruh kementerian atau lembaga. Dan pemerintah daerah yang berdiri sendiri sehingga menyulitkan integrasi," pungkas Hardhy Muslim.
Keempat, menurut Hardhy Muslim kurangnya sumber daya manusia (SDM) pengelola data untuk mengimplementasikan dan mengakselerasi transformasi digital saat ini. Kelima, kurangnya kesiapan infrastruktur digital mengingat Indonesia masih belum memiliki pusat data yang terintegrasi.