Berita Terkini
Butur

Terobosan dan Lompatan Pembangunan Butur Terus Digalakkan

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Jumat, 11 Maret 2022 16:21 WIB · 2 menit baca
Terobosan dan Lompatan Pembangunan Butur Terus Digalakkan

PUBLIKSATU, BUTON UTARA - Tahun 2022 ini, Kabupaten Buton Utara (Butur) akan menapak usia ke 15 tahun. Berbagai terobosan dan lompatan pembangunan daerah akan terus digalakkan.

"Karena itu, kami berdua telah mencanangkan empat program prioritas dan proyek strategis daerah yang diwujudkan dalam pembangunan infrastruktur untuk menggerakkan roda perekonomian yaitu jalan, bandara, rumah sakit dan pasar," demikian diutarakan Bupati Buton Utara, Muhammad Ridwan Zakariah saat malam syukuran satu tahun kepemimpinan pasangan Bupati-Wakil RIDA, beberapa waktu lalu.

Perbaikan urusan jalan merupakan prasarana angkutan darat yang dapat meningkatkan usaha pembangunan, khususnya dalam memudahkan mobilitas dan memperlancar arus lalu lintas barang. Salah satu prioritas pembangunan jalan, khususnya yang menjadi kewenangan provinsi membentang dan melewati beberapa kecamatan yaitu Kulisusu, Kulisusu Barat, Bonegunu dan Kambowa.

"Sejak tahun 2021, kami sangat intens membangun komunikasi dengan Gubernur Sulawesi Tenggara sehingga alhamdulillah telah dimulai proses perbaikan dan akan dilanjutkan pada tahun 2022 dan tahun-tahun mendatang," tuturnya.

Mantan Kepala Bappeda Sulawesi Tenggara ini mengatakan begitu pula halnya, khusus jalan yang menjadi kewenangan kabupaten akan difokuskan pada percepatan perbaikan jalan Wa Ode Buri Kecamatan Kulisusu Utara menuju Labuan Kecamatan Wakorumba Utara dengan panjang jalan sekitar 31,3 Km dan telah dimulai pada tahun 2021.

Ketua KONI Butur ini menyampaikan, bahwa selain infrastruktur jalan, pengembangan bandar udara juga dianggap penting untuk menunjang pelayanan terhadap masyarakat dan mempermudah akses transportasi. Pengembangan bandara yang terletak di Desa Lantagi, Kecamatan Kulisusu akan membuka akses transportasi karena Buton Utara merupakan wilayah kepulauan yang berhadapan langsung dengan Laut Banda. Sehingga pada kondisi tertentu, transportasi laut bukan merupakan pilihan yang tepat. Selanjutnya, pelayanan kesehatan adalah bagian terpenting dari urusan wajib pelayanan dasar yang harus dipenuhi.

Mantan Sekda Kabupaten Buton ini mengatakan karenanya, pemerintah pusat maupun pemerintah daerah mempunyai tanggung jawab terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas sesuai kebutuhan.