Berita Terkini
Baubau

Plt Wali Kota Baubau Ramah-Tamah Dengan Masyarakat Sultra di Kaltim

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Selasa, 15 Maret 2022 00:35 WIB · 2 menit baca
Plt Wali Kota Baubau Ramah-Tamah Dengan Masyarakat Sultra di Kaltim
Plt Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse mendampingi Gubernur Sultra, Ali Mazi di ramah-tamah dengan masyarakat Sulawesi Tenggara yang ada di Balikpapan, Kalimatan Timur, Minggu malam (13/3/2022). (Foto: Ist)

PUBLIKSATU, BAUBAU - Plt Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse mendampingi Gubernur Sultra Ali Mazi, melakukan kunjungan kerja di Kalimantan Timur (Kaltim) dengan agenda penyerahan tanah dan air untuk Ibu Kota Negara (IKN).

Kunker ini sekaligus menyempatkan diri menggelar ramah-tamah dan silaturahim dengan masyarakat Sulawesi Tenggara yang ada di Balikpapan, Kalimatan Timur, Minggu malam (13/3/2022).

La Ode Ahmad Monianse saat memberikan sambutan di hadapan masyarakat Sultra yang ada di Kalimatan Timur mengaku bangga diajak oleh Gubernur Sultra, Ali Mazi, ke Kalimantan Timur dalam rangka mengantar tanah berkah dari Kota Baubau bersama air dari Kabupaten Kolaka untuk disandingkan di Ibu Kota Negara Kalimatan Timur bersama tanah dan air dari seluruh provinsi yang ada di Indonesia.

“Satu kebanggaan juga bagi kami di Kota Baubau yang dipercaya oleh Gubernur Sultra, Ali Mazi untuk membawa tanah dan air dari Sultra sekaligus bersilaturahim dengan masyarakat Sulawesi Tenggara yang ada di Balikpapan, Kalimantan Timur. Apa lagi, khususnya Kalimantan Timur ini saya mengetahui persis banyak masyarakat perantauan yang ada di Kalimantan Timur ini berasal dari Kota Baubau, khususnya dari Kecamatan Sorawolio,” ujarnya.

Ditambahkan, dengan keberadaan masyarakat Kota Baubau yang ada di Kalimantan Timur, orang nomor satu di Kota Baubau ini sangat berharap saran dan masukan kepada Pemkot Baubau. Sebab, pihaknya mengetahui dinamika Balikpapan begitu tinggi sehingga dinamika yang ada di Balikpapan bisa juga disumbangkan pemikirannya kepada Pemkot Baubau agar bisa membangun daerah sehingga walaupun berjauhan tetapi sumbangan pemikiran dan partisipasi masyarakat Buton pada umumnya dan masyarakat Baubau pada khususnya yang ada di perantauan tetap terjalin untuk kebaikan dan kebesaran daerah. (*)