Berita Terkini
Muna

Polemik Pemilihan Ketua KONI, Rusman Akan Pertemukan Nurhayat Fariki dan Salam

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Selasa, 15 Maret 2022 02:37 WIB · 2 menit baca
Polemik Pemilihan Ketua KONI, Rusman Akan Pertemukan Nurhayat Fariki dan Salam
Rusman Emba

PUBLIKSATU, MUNA -- Bupati Muna, Rusman Emba berencana akan mempertemukan dua kandidat calon Ketua KONI, Nurhayat Fariki dan La Ode Abdul Salam bersama dengan para ketua Cabor untuk duduk bersama membahas polemik pemilihan Ketua KONI Muna.

"Saya dapat informasi ada dua kandidat, maka kita berharap kepada Cabor untuk kita duduk bersama-sama dulu. Jangan KONI ini dijadikan ajang perseteruan tapi justru kita berharap menjadi ajang silaturahim kemudian bisa konsolidasi dalam rangka mencapai target menjadi juara satu di Porprov nanti," ujar Rusman usai pelantikan pejabat birokrasi, Senin, 14/03/2022.

Diketahui dua kandidat ini merupakan orang dekat Bupati Muna, maka Rusman akan memanggil dua kandidat calon Ketua KONI dalam forum Cabor. Sebab Bupati mengingatkan pemilihan ketua bukan sebagai ajang pertarungan pecah belah Cabor tetapi sebagai ajang silaturahim dan pemersatu Cabor.

"Saya akan panggil mereka berdua dalam forum Cabor. Ini kita konfirmasi sama-sama. Karena ini intinya adalah untuk kebesaran Muna, bukan ajang pertarungan, seharusnya semangat ini kita manfaatkan di ajang Porprov. Jangan semangat ini kita buat dalam rangka perpecahan KONI itu sendiri," ujarnya.

Rusman tak ingin di tubuh KONI Muna ada gap-gap atau dikotomi antara sesama Cabor maupun pengurus. Justru ia menginginkan KONI sebagai tempat menyolidkan kekuatan dalam meraih juara di Porprov.

"Karena di Porprov kalau terjadi gap-gap justru tidak akan maksimalkan prestasi kita sehingga kita dudukan sama-sama dulu kira-kira figur siapa yang paling tepat yang bisa mempersatukan KONI secara keseluruhan khususnya para Cabor. Kita berharap yang mimimpin KONI adalah figur pemersatu dan mengayomi yang bisa memberikan kekuatan dalam mencapai prestasi," tegasnya.

Olehnya itu dirinya mengimbau semua pihak dibutuhkan kearifan dan butuh kebesaran jiwa, sebab KONI ini bukan tempat perseteruan tetapi tempat konsolidasi dalam membesarkan organisasi.