Berita Terkini
Sultra

BMKG Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem Selama Sepekan, Baubau Terdampak

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Selasa, 29 Maret 2022 19:42 WIB · 2 menit baca
Bagikan
BMKG Keluarkan Peringatan Cuaca Ekstrem Selama Sepekan, Baubau Terdampak
BMKG

PUBLIKSATU, BAUBAU - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Kendari memperkirakan akan terjadi cuaca ekstrem di Sulawesi Tenggara (Sultra) selama sepekan, dari tanggal 29 Maret hingga 04 April 2022.

Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Klas II Kendari, Sugeng Wirdako menjelaskan Provinsi Sulawesi Tenggara merupakan provinsi yang mempunyai wilayah daratan dan kepulauan, terletak di antara Teluk Bone pada bagian barat, Laut Banda pada bagian timur, dan Laut Flores pada bagian selatan. Dampak dari posisi tersebut terhadap dinamika atmosfer yang bervariasi.

Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terkini, BMKG Provinsi Sulawesi Tenggara mengidentifikasi adanya potensi peningkatan curah hujan dalam periode sepekan ke depan di sebagian wilayah kota dan kabupaten di Provinsi sultra.

Kondisi tersebut dipicu oleh peningkatan aktivitas dinamika atmosfer di mana masa udara basah lapisan rendah terkonsentrasi di wilayah Sulawesi Tenggara sampai lapisan 700 mb mencapai 70 - 90%, Index labilitas ringan sampai sedang dan pola konvektif skala lokal di wilayah Sulawesi Tenggara, beserta hangatnya Suhu Muka Laut dan anomali Suhu Muka Laut Positif di wilayah sekitar Sulawesi Tenggara terutama bagian Perairan Baubau, Perairan Wakatobi dan Laut Banda, sehingga menambah pasokan uap air cukup tinggi untuk mendukung pembentukan awan hujan cukup tinggi di wilayah Sulawesi Tenggara.

Berdasarkan pantauan pergerakan angin atau streamline-nya terpantau pergerakan angin dari Barat Daya hingga Barat Laut memasuki Perairan Banggai hingga Laut Banda Timur Sulawesi Tenggara dengan kecepatan hingga 20 Knot.

"Berdasarkan kondisi tersebut, BMKG Provinsi Sulawesi Tenggara memprakirakan dalam 7 hari ke depan potensi cuaca ekstrim, curah hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi terjadi di beberapa wilayah Sultra," ungkap Sugeng Wirdako dalam rilisnya, Selasa (29/03/2022).

Untuk itu, ia mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada khususnya akan dampak dari curah hujan tinggi yang dapat memicu Bencana Hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin.

Bagikan