Pasar Murah, Ali Hasan Rela Setor Rp 200 Juta ke Distributor Migor

PUBLIKSATU, BAUBAU - Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kota Baubau ternyata tidak mudah hadirkan pasar murah 31 Maret-01 April 2022. Penyelenggara sampai rela merogoh uang sebesar Rp 200 juta.
Uang Rp 200 juta itu merupakan jaminan yang disetorkan ke salah satu distributor minyak goreng (Migor) di Kota Baubau. Minyak goreng merupakan salah satu komoditas yang dijual di pasar murah di halaman kantor Disdagperin Baubau itu. Pun, minyak goreng menjadi bahan dapur yang paling diburu pengunjung.
Kepala Disdagperin Baubau, La Ode Ali Hasan mengatakan, jaminan Rp 200 juta tersebut tidak bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Baubau. Jaminan itu merupakan uang yang dirogoh dari kantong pribadinya.
"Mereka (distributor, red) simpan barangnya di sini. Kita memberikan uang jaminan Rp 200 juta. Kalau tidak ada uang jaminan, kita tidak kasih minyak goreng," kata Ali Hasan dikonfirmasi di sela-sela pemantauan pasar murah Disdagperin Baubau, Jum'at (1/4).
Dengan uang jaminan itu, ujar dia, distributor tidak tanggung-tanggung menggelontorkan stok minyak goreng sesuai kemampuan ke lokasi pasar murah. Hasil penjualan minyak goreng itu kemudian menjadi syarat pengembalian uang jaminan.
"Minyak goreng merk Sabrina dan Sedaap dari distributor itu kita jual Rp 26 ribu per liter. Kemarin (Kamis) terjual kurang lebih 11 ribu liter, hari ini (Jum'at) sampai dengan tengah hari sudah sekitar empat ribu liter," kata Plt Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Baubau ini.
Dia juga mengatakan, pihaknya meyakini stok minyak goreng cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Baubau selama bulan Ramadan 1443 H/2022 H. Sebab, minyak goreng berbagai merk akan masuk di Baubau dalam waktu dekat.