Baubau Menuju Smart City Lewat Transaksi Digital

PUBLIKSATU, BAUBAU - Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse mengungkapkan saat ini Pemkot sedang mengupayakan transaksi digital dalam melakukan pembayaran pajak. Transaksi digital ini sekaligus searah dengan upaya Kota Baubau menuju Smart City.
Dikatakannya, BNI bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI) telah memfasilitasi Pemkot dalam menyediakan aplikasi pembayaran pajak. Baik itu aplikasi pembayaran PBB, pajak restoran, rumah makan, hotel dan tempat hiburan (THM). Dengan begitu, kata dia, kebocoran-kebocoran pendapatan daerah dapat diminimalisir.
"Memang ada program dari pemerintah pusat agar di daerah-daerah itu membangun perluasan transaksi digital. Jadi ada upaya pemerintah agar masyarakat itu melakukan digitalisasi transaksi," ucap Monianse, saat ditemui di kantor Dispenda Kota Baubau.
Ia menambahkan, masyarakat membayar lewat aplikasi dan langsung masuk ke kas. Selain mencegah kebocoran, juga tidak ada lagi uang yang bersentuhan dengan penerima. Olehnya itu, masyarakat menginginkan yang cepat dan budaya antri berjam-jam yang dinilai hanya membuang waktu tiada lagi.
"Kita harapkan ke depannya itu masyarakat kota inikan maunya cepat. Hanya untuk mengantri PBB antri berjam-jam, kan membuang-buang waktu. Untuk wilayah perkotaan tidak cocok lagi dengan antri lama, sehingga kita siapkanlah aplikasi ini untuk mereka mempercepat pelayanan itu," tutupnya.(m2)