Lebih dekat dengan Adriansyah Farmin ST (1). Dulu Hipmi Mati Suri, Kini Dampingi UMKM Go Internasional

BOLEH saja Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Kota Baubau sempat mati suri. Namun di tangannya, organisasi para wirausaha muda tersebut siap mencetak enterpreneur baru. Bagaimana kiatnya? Berikut keterangannya saat diwawancarai wartawan Buton Pos, Irwansyah Amunu.
Bisa berikan gambaran soal Hipmi?
Hipmi didirikan pertama pada 1972 oleh pengusaha muda. Hipmi didirikan dengan tujuan memperbanyak sebanyak mungkin wirausaha di Indonesia.
Hipmi didirikan dengan harapan bisa membangkitkan perekonomian Indonesia dimasa itu. Hipmi didirikan waktu itu oleh para senior kita, ada Abdul Latif, Siswono, kemudian dalam perjalanannya, perkembangannya dipimpin oleh orang-orang besar negeri ini sekarang. Ada Agung Laksono, Aburizal Bakrie, Sandiaga Uno yang sekarang Menteri Pariwisata, Bahlil yang sekarang Menteri Investasi, kemudian terakhir ada Mardaming Haji Maming. Ini adalah bupati dua periode, kemudian keluar dari bupati, fokus menjadi pengusaha.
Jadi Hipmi gabungan para pengusaha muda yang berpikir bagaimana menumbuhkan semangat wirausaha anak negeri.
Di Baubau, Hipmi pertama kali melakukan musyawarah daerah dimasa kepimpinan kami. Di Baubau ada Hipmi tapi mati suri. Hanya nama tidak pernah ada di Baubau.
Alhamdulillah, di bawah kepemimpinan Ibu Sucianti Suaeb Saenong, bisa melakukan musyawarah daerah dan saya terpilih menjadi Ketua Hipmi periode 2021-2024.