Berita Terkini
Baubau

Sukseskan Puncak Peringatan HUT Sultra, Pemkot Baubau Gelar Rapat Persiapan

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Jumat, 13 Mei 2022 03:49 WIB · 2 menit baca
Sukseskan Puncak Peringatan HUT Sultra, Pemkot Baubau Gelar Rapat Persiapan
Rapat persiapan acara HUT Sultra ke-58 di Baubau. (Foto: Ist)

PUBLIKSATU, BAUBAU - Dalam rangka menyukseskan acara puncak peringatan Hari Ulang Tahun Provinsi Sulawesi Tenggara (HUT Sultra) ke-58, Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau menggelar rapat persiapan. Di mana, dalam acara puncak peringatan HUT Sultra tersebut, Kota Baubau ditunjuk sebagai tuan rumah.

Penyelenggaraan puncak HUT Sultra yang ke-58 tersebut akan dirangkaikan dengan Pameran Ekonomi Kreatif dan Pariwisata. Selain itu, juga dirangkaikan dengan Tapak Tilas Pahlawan Nasional Sultan Himayatuddin Muhammad Saidi (Oputa Yi Koo) serta Anugerah Desa Wisata (ADWI) tahun 2022.

Plt Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse dalam arahannya menekankan seluruh OPD, camat, lurah, serta unsur terkait lingkup Pemkot Baubau perlu mempersiapkan diri. Semua unsur diminta untuk memberikan upaya maksimalnya, guna menyukseskan kegiatan tersebut.

“Secara garis besar saya ingin menyampaikan tentang beberapa kesepakatan yang sudah mendahului rapat siang hari ini. Pertama para camat dan lurah harus segera menyiapkan daftar homestay di wilayahnya masing-masing yang siap digunakan oleh tamu-tamu kita,” tandas La Ode Ahmad Monianse.

Orang nomor satu di Kota Baubau ini menambahkan, upaya tersebut guna mengantisipasi kelangkaan kamar hotel dan penginapan, sebagai akibat dari banyaknya tamu yang akan hadir dari berbagai daerah. Untuk itu pihaknya menekankan, agar hal tersebut segera dinetralisir untuk mengetahui kapasitas hotel dan penginapan yang ada, terutama untuk tamu-tamu tertentu.

“Kemudian para lurah untuk segera menyampaikan kepada masyarakat melalui RT/RW tentang kebersihan lingkungan. Karena sebagai tuan rumah yang baik maka kita harus menampilkan wajah kota kita yang sedikit berbeda dengan hari-hari yang lain. Sehingga dibutuhkan partisipasi masyarakat melalui koordinasi RT/RW, minimal untuk menjaga kebersihan di lingkungannya masing-masing,” tutupnya. (*)