Napi Lapas Kelas II A Baubau Ikut Pendidikan Agrobisnis

PUBLIKSATU, BAUBAU - Warga binaan Lapas Kelas II A Kota Baubau mengikuti pelatihan bidang keterampilan agrobisnis pembuatan pupuk organik serta budidaya tanaman sayur-sayuran di Lapas Kelas II A Kota Baubau.
Kepala Lapas Kelas II A Kota Baubau, Herman Mulawarman menyatakan pendidikan agrobisnis yang diikuti 80 orang warga binaan Lapas akan berjalan selama dua minggu dari tanggal 8-21 Juni 2022. Pihaknya bekerja sama dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Baubau sebagai pemateri/instruktur.
Herman Mulawarman menambahkan, pelatihan tersebut merupakan program Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dengan tujuan pasca bebas nanti para warga binaan dapat terampil dan mandiri sehingga berguna di tengah-tengah masyarakat.
"Kami berharap para peserta pelatihan Ini akan menjadi bekal mereka setelah menjalani masa pidana dan juga akan menambah kepercayaan diri mereka di tengah masyarakat sehingga tidak ada celah untuk berbuat tindakan yang melanggar hukum lagi,” tutur Herman.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Petanian dan Ketahanan Pangan, Muh Juliarson mengatakan, pelatihan agrobisnis melibatkan dua instruktur profesional sebagai narasumber kegiatan.
Para narapidana akan mempraktikkan pembuatan pupuk dan budi daya sayuran secara real di lapangan berlokasi di KM 6 Wakonti, Kelurahan Kadolokatapi, bertempat di kebun Lapas Baubau pada lahan seluas 5 hektar.
Adapun 80 peserta sudah dilakukan seleksi dan memenuhi syarat, yang terbagi dalam dua kelompok, 40 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) mengikuti pembuatan pupuk sisanya budi daya sayuran.