Berita Terkini
Baubau

Pemkot Baubau Merancang Etalase Elektronik untuk Pengusaha Lokal

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Selasa, 5 Juli 2022 02:46 WIB · 2 menit baca
Pemkot Baubau Merancang Etalase Elektronik untuk Pengusaha Lokal
Ibnu Wahid

BAUBAU - Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau tengah menggodok pembuatan e-katalog lokal. Alat berbasis elektronik itu diproyeksi untuk memasarkan produk-produk usaha lokal.

Pembuatan e-katalog lokal sendiri merupakan arahan dari Kementerian Keuangan, Kementerian Dalam Negeri, dan LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). Bahkan, LKPP sudah menerbitkan aturan mekanisme dan petunjuk pelaksanaan e-katalog lokal.

"Jadi, katalog lokal itu disiapkan 10 etalase. Satu etalase itu bisa menampung banyak pelaku usaha termasuk UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) yang ada di kota Baubau," kata Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Kota Baubau, Ibnu Wahid, dikonfirmasi di kantornya, Senin (4/6).

Kata dia, 10 etalase dalam e-katalog itu akan dibagi berdasarkan klasifikasi usaha yang sudah teregister di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP). Jenis produk yang dapat masuk yakni alat tulis kantor, aspal, material bangunan, bahan pokok, beton redimix, jasa keamanan, jasa kebersihan, makan minum, pakaian dinas dan tradisional, serta servis kendaraan.

"Database para pelaku usaha yang sudah teregistrasi itu ada semua sama PTSP. Tapi, masih terbuka untuk calon-calon pelaku usaha. Nanti PTSP yang bagi klasifikasi pelaku-pelaku usaha yang bisa masuk dalam etalase itu," kata mantan Plt Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Baubau ini.

Selanjutnya, ujar dia, DPM-PTSP akan menyerahkan data-data pelaku usaha ke Kelompok Kerja Unit Layanan Pengadaan (Pokja ULP) Setda Baubau. Kemudian, Pokja ULP akan membuatkan akun untuk diserahkan ke masing-masing pelaku usaha.

"Pelaku usaha yang sudah dapat akun nanti bisa mengakses masuk ke e-katalog. Jadi, melalui media ini saya harap sekali kepada pelaku-pelaku usaha untuk terus memantau perempuan informasi. Kalau masih bingung, nanti ULP siap membimbingnya," katanya.