Internasional

Tiongkok Bakal Menambah Impor CPO dari Indonesia

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Rabu, 27 Juli 2022 23:29 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Tiongkok Bakal Menambah Impor CPO dari Indonesia
PERTEMUAN BILATERAL: Presiden Joko Widodo dan Presiden Xi Jinping di Beijing kemarin (26/7). (SETPRES)

PUBLIKSATU – Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu Presiden Tiongkok Xi Jinping, Selasa (26/7). Kedua kepala negara membahas peningkatan kerja sama ekonomi serta isu kawasan dan dunia.

“Sebagai negara ekonomi terbesar di Asia Tenggara, Indonesia memiliki tempat yang penting bagi Tiongkok dan kawasan. Apalagi, saat ini Indonesia memegang presidensi G20 dan tahun depan menjadi ketua ASEAN,” kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi yang turut mendampingi presiden dikutip dari jawapos.com.

Dia menambahkan, kedua pemimpin juga membahas pentingnya kerja sama konkret yang saling menguntungkan dalam konteks global development initiative. “Jika kerja sama konkret dapat diwujudkan, diharapkan pencapaian SDGs (sustainable development goals/tujuan pembangunan berkelanjutan) negara berkembang dapat lebih baik,” ucapnya.

Sebelumnya, Jokowi lebih dulu bertemu dengan Perdana Menteri Li Keqiang. Itu pertemuan pertama keduanya setelah terakhir bertemu empat tahun lalu di Bogor.

“Dalam pertemuan dengan Premier Li, kami membahas berbagai kerja sama di bidang perdagangan, investasi, infrastruktur, keuangan, pendanaan, serta maritim,” kata Jokowi seusai pertemuan.

Jokowi menyebut, nilai perdagangan antara Indonesia dan Tiongkok terus meningkat. Sejauh ini sudah melampaui USD 100 miliar. ’’Peluang untuk meningkatkan angka perdagangan sangat besar,” ujar Jokowi.

Dalam pertemuan itu, Tiongkok berkomitmen menambah impor CPO (crude palm oil atau minyak sawit) 1 juta ton dan produk pertanian dari Indonesia. Kedua pemimpin juga membahas kerja sama pembangunan Green Industrial Park di Kalimantan Utara.

Bagikan