Kenali Gejala Cacar Monyet

PUBLIKSATU – Singapura kini disibukan dengan penanganan penyakit cacar monyet. Sejauh ini sudah ada 11 kasus.
Sebelumnya hanya terdapat 2 kasus impor, dan kini sudah menular secara lokal. Dari 11 kasus cacar monyet yang diumumkan di Singapura sejak Juni, 5 kasus impor dan 6 kasus lokal. Tak satu pun dari 11 kasus sejauh ini saling terkait.
Menteri Kesehatan Singapura, Ong Ye Kung, mengatakan bahwa Kemenkes tidak merekomendasikan vaksinasi massal penduduk Singapura terhadap cacar monyet. Kendati Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan wabah cacar monyet sebagai darurat kesehatan global.
Gejalanya
Salah seorang pasien cacar monyet, pria 34 tahun, dites positif terkena virus pada Selasa (26/7), dua minggu setelah mengalami demam pada 12 Juli. Dia juga memiliki luka di tubuhnya.
Pria itu lantas pergi ke klinik medis dan dirawat di Pusat Nasional untuk Penyakit Menular pada Selasa (26/7). Pasien dalam kondisi stabil dan pelacakan kontak sedang berlangsung.
“Infeksi pria itu tidak terkait dengan kasus cacar monyet sebelumnya,” kata Kementerian Kesehatan Singapura.
Monkeypox adalah penyakit yang disebabkan virus yang biasanya sembuh sendiri. Pasien pulih dalam 14 hingga 21 hari. Mereka yang terinfeksi biasanya mengalami demam, sakit kepala, nyeri otot, sakit punggung, pembengkakan kelenjar getah bening, kedinginan, lesu, dan ruam. (*)