Berita Terkini
Butur

Rangkaian HUT RI ke-77, Ahali Kutip Pesan Soekarno 1950

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Jumat, 5 Agustus 2022 14:50 WIB · 2 menit baca
Rangkaian HUT RI ke-77, Ahali Kutip Pesan Soekarno 1950
Wakil Bupati Buton Utara (Butur), Ahali, membuka acara perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-77 tahun 2022 tingkat Kecamatan Kulisusu di Lapangan Raja Jin, Rabu (3/8/2022). (Foto Istimewa)

BURANGA - Wakil Bupati Buton Utara (Butur), Ahali, membuka acara perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-77 tahun 2022 tingkat Kecamatan Kulisusu di Lapangan Raja Jin, pukul 13.30 Wita s/d 16.00 Wita, Rabu (3/8/2022).

Sebelum membukan acara tersebut, Ahali melepas kontingen pawai, yang ikut memeriahkan acara pembukaan perayaan HUT RI tingkat Kecamatan Kulisusu.

Sambutan Bupati Butur yang dibacakan Wakil Bupati Butur ini, mengatakan atas nama pemerintah Kabupaten Buton Utara, mengapresiasi antusiasme warga masyarakat Kecamatan Kulisusu dalam menyelenggarakan dan mengikuti kegiatan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-77 tahun 2022 tingkat Kecamatan Kulisusu.

Ahali berharap, kegiatan ini dapat memberikan kesan yang baik bagi seluruh elemen masyarakat yang terlibat. Agar apa yang dilakukan tersebut merupakan salah satu bentuk ucapan syukur dan penghormatan terhadap para pejuang dan pahlawan kemerdekaan Republik Indonesia.

Perjuangan mereka, kata Ahali, akan selalu dikenang dan pengorbanan nyawa mereka tidak akan pernah pudar dari ingatan bangsa. Oleh karena itu, dia mengajak masyarakat untuk merayakan hari kemerdekaan dengan penuh semangat dan pribadi yang merdeka.

“Marilah kita merayakan hari kemerdekaan ini dengan semangat para pahlawan kita. Marilah membiasakan diri untuk menjadi pribadi yang merdeka. Jangan pula kita menjadi penjajah -penjajah modern yang menindas bangsanya sendiri. Marilah menjadi pribadi yang memiliki komitmen dan prinsip. Janganlah mengkhianati para pahlawan kita dengan melakukan pekerjaan yang berlawanan dengan moral dan hati nurani,” ajak Ahali.

"Terlebih di tengah pandemi Covid-19 yang masih menjadi momok tersendiri bagi seluruh masyarakat di Indonesia. Marilah kita menengok sekitar, adakah kawan, tetangga, dan kerabat kita yang membutuhkan bantuan. Janganlah kiranya kita menutup mata dan telinga ketika melihat saudara kita sedang kesusahan. Kita harus percaya, membantu melalui hal-hal sederhana dapat memberikan dampak yang besar bagi kehidupan umat manusia," sambungnya.