Berita Terkini
Baubau

Oknum ASN di Buteng Diduga Menghamili Anak Kandung Hingga Melahirkan

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Rabu, 10 Agustus 2022 02:28 WIB · 2 menit baca
Oknum ASN di Buteng Diduga Menghamili Anak Kandung Hingga Melahirkan
Terduga pelaku cabul saat digelandang di Mapolres Baubau. (Foto: Darno Ufatma)

PUBLIKSATU, BAUBAU - Seorang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Buton Tengah (Buteng) inisial JB (40), Warga Kecamatan Lea-lea, Kota Baubau diduga menyetubuhi anak kandungnya yang masih berusia 17 tahun hingga hamil dan melahirkan.

Kapolres Baubau, AKBP Erwin Pratomo mengungkapkan, JB melakukan aksi cabul pada putri kandungnya (identitas tidak disebutkan) sebanyak 2 kali, yaitu pada bulan Januari dan Februari 2021 lalu.

Adapun kronologi kejadiannya berawal dari JB memanggail putri kandungnya untuk masuk ke dalam kamar, saat itu kondisi rumah sedang sepi, ibu korban sedang keluar rumah, dan adiknya sedang bermain. Korban sempat melakukan penolakan dan perlawanan namun JB tetap memaksanya dan menyetubuhi anak kandungnya tersebut.

Setelah melancarkan aksinya, JB kemudian mengancam korban secara lisan agar tidak menceritakan peristiwa tersebut kepada siapapun. Kemudian pada bulan Februari, saat rumah sedang sepi dan korban sedang mengerjakan tugas sekolahnya, JB kembali melakukan askinya. Atas peristiwa tersebut korban merasa takut dan tertekan sehingga tidak berani bercerita kepada siapapun.

Setelah kejadian tersebut, korban hamil dan melahirkan bayi laki-laki.

Kasus ini sempat mengalami kendala saat pemeriksaan, dikarenakan korban selalu pingsan saat dilakukan pemeriksaan, namun setelah kasus ini dilimpahkan ke Polres Baubau oleh Polsek Lea-lea, korban akhirnya mengaku jika yang menghamilinya adalah ayah kandungnya. Namun JB tidak mau mengaku dan selalu membantah.

Tak berhenti di situ, kepolisian kemudian mendalami kasus ini sejak Februari hingga 4 Agustus dan telah dilakukan tes DNA ke Labolatorium Polri, hasil tes DNA menunjukan secara ilmiah dan tidak terbantahkan secara genetik anak yang dilahirkan oleh korban adalah anak bioligis dari JB sekaligus cucunya.