Berita Terkini
Baubau

Aset Perumnas Tuntas, Tahun Anggaran 2023 Diaspal

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Sabtu, 27 Agustus 2022 20:01 WIB · 2 menit baca
Aset Perumnas Tuntas, Tahun Anggaran 2023 Diaspal
Walikota Baubau ketika menghadiri acara ramah tamah Keluarga Besar Lingkungan Perumnas Waruruma peringatan HUT RI ke-77. (Foto Istimewa)

BAUBAU - Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse menegaskan pekerjaan pengaspaan jalan dalam kompleks Perumnas Waruruma masuk dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) tahun 2023. Hambatan yang selama ini yang membuat kompleks perumahan itu tidak tersentuh pembangunan akan segera diselesaikan.

“Mungkin selama ini belum diurus serius, buktinya sekarang bisa diselesaikan,” kata Monianse menjawab pertanyaan warga tentang kepastian pengaspaan jalan kompleks perumahan itu.

Wali Kota mengatakan hal itu ketika menghadiri acara ramah tamah Keluarga Besar Lingkungan Perumnas Waruruma sekaligus penutupan Pekan Oahraga dan Seni untuk meramaikan HUT Kemerdekaan RI ke-77 di Lapangan Batu Cadas Kompeks Perumnas Waruruma Jumat (26/8) malam.

Wali Kota diundang oleh warga untuk bersama-sama dalam acara ramah tamah tersebut. Pada kesempatan itu, Monianse membuka kesempatan dialog dengan warga, khusus membahas mengenai masalah dalam kompeks perumahan itu, moderator membatasinya. Banyak persoalan yang muncul selain mengenai pengaspaan jalan, juga muncul mengenai fasitas umum seperti tempat pembuangan sampah, pemanfaatan masjid untuk menjadi pusat pembinaan agama anak-anak dan insentif perangkat masjid.

Menurut Wali Kota, sebagai bentuk keseriusan pemerintah Kota Baubau mengurus Kompeks Perumnas, Senin (29/8) Dinas Pekerjaan Umum Kota Baubau dan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kota Baubau turun mengukur luas kompleks perumahan itu. Hasil pengukuran itu akan diserahkan kepada Perum Perumnas sebagai dasar untuk pembuatan berita acara penyerahan kepada pemerintah Kota Baubau untuk melanjutkan pembangunan dan perawatannya.

“Semua sudah sepakat, tinggal hasil pengukuran itu saja yang ditunggu,” kata Monianse.

Kompeks Perumnas Waruruma adalah Kompeks Perumahan yang dibangunan oleh Perum Perumnas tahun 1970-an. Pada saat Kota Baubau masih menjadi Ibu Kota Kabupaten Buton. Karena itu segala sesuatu yang terkait dengan perizinan dan sebagainya masih melalui pemerintah Kabupaten Buton. Karena itu, ketika Perum Perumnas menyerahkan aset itu kembali kepada pemerintah, maka mereka menyerahkannya kepada pemerintah Kabupaten Buton. Ketika Pemerintah Kota Baubau menelusurinya agar diserahkan kepada pemerintah Kota Baubau, ternyata di sana tidak tercatat sebagai aset pemerintah Kabupaten Buton dan berkasnya pun tidak ditemukan, karena mereka menganggap Kota Baubau bukan lagi wiayahnya. Karena itu, terkatung-katungah pembangunan di Kompeks Perumahan itu, sampai ada istilah oleh warga "kita ini orang paling sabar, karena tetap sabar melihat warga di luar kompeks perumahan itu setiap tahun membagi kue pembangunan, akhirnya warga merasa mereka ibarat anak yang tidak diakui".