KRI Dewaruci Jadi Kapal Latih Taruna Non-AAL
Bagikan

Publiksatu – Peran KRI Dewaruci sebagai kapal latih bagi taruna dan taruni AAL sudah digantikan KRI Bima Suci. Agar kapal tersebut tetap bertugas, maka KRI Dewaruci bakal dijadikan kapal latih bagi perwira non-AAL.
KRI Dewaruci merupakan kapal legendaris, KRI Dewaruci punya tempat istimewa di TNI-AL. Khususnya bagi para perwira alumni Akademi Angkatan Laut (AAL). Bersama kapal layar tersebut, mereka mengarungi samudra di berbagai belahan dunia.
Dikutip dari jawapos.com, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono menyampaikan, keputusan itu diambil lantaran sampai saat ini KRI Dewaruci dinyatakan masih layak berlayar. ”Tapi, saya batasi supaya tidak ke luar negeri,” terang dia saat diwawancarai di Jakarta. Masa pengabdian KRI Dewaruci sudah terbilang lama. Nyaris 70 tahun. Kapal tersebut menjadi bagian Angkatan Laut sejak 1953.
Meski sudah tua, KRI Dewaruci tetap diberdayakan. Selama masih layak berlayar, kapal tersebut bakal terus digunakan Angkatan Laut. ”Jadi, yang lulusan perwira dari bintara, yang sekolah perwira reguler, praktiknya menggunakan (KRI Dewaruci) ini. Termasuk dari PK (perwira prajurit karier, Red),” beber Yudo.
Mereka akan diuji berlayar di atas KRI Dewaruci. Namun, tidak seperti perwira AAL yang berlayar sampai ke luar negeri, mereka hanya diizinkan berlayar di dalam negeri. Yang penting, para perwira bisa merasakan langsung pelayaran di atas kapal. Dengan begitu, mereka benar-benar teruji sebagai pelaut.
Yudo menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menjual atau melelang kapal tersebut seperti kapal lain milik Angkatan Laut. ”Pasti nggak akan dijual. Ini sudah menorehkan para perwira, para pemimpin Angkatan Laut,” tegasnya. Bisa saja nanti KRI Dewaruci dimuseumkan. Saat ini, lanjut Yudo, instansinya tengah membangun Museum Pusat Angkatan Laut di Surabaya. (*)