Olahraga

Penonton Diduga Bakar Fasilitas Stadion, Persiraja Terancam Sanksi Berat

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Rabu, 7 September 2022 20:41 WIB · 1 menit baca
Bagikan
Penonton Diduga Bakar Fasilitas Stadion, Persiraja Terancam Sanksi Berat
Kerusuhan terjadi di Stadion H Dimurthala, Banda Aceh, saat laga Liga 2 antara Persiraja Banda Aceh menghadapi PSMS Medan (5/9). Penonton yang hadir meluapkan kekecewaan dengan membakar kelengkapan stadion. (Afirul Usman/Rakyat Aceh)

Publiksatu - Kerusuhan terjadi di Stadion Dimurthala, Lampineung, Banda Aceh, Senin (5/9) malam. Sejumlah penonton diduga membakar sejumlah fasilitas stadion.

Aksi tidak terpuji itu diduga luapan kekecewaan laga Persiraja vs PSMS Medan gagal digelar.

Akibat kejadian itu, Persiraja siap-siap mendapatkan sanksi dari Komisi Disiplin (Komdis) PSSI.

Dikutip dari jawapos.com, Ketua Komdis PSSI Erwin Tobing mengungkapkan, panitia pelaksana (panpel) pertandingan Persiraja dinilai tidak siap menyelenggarakan pertandingan.

Sebab, enam menit sebelum kickoff, lampu stadion padam lantaran genset kehabisan bahan bakar. Sementara itu, genset menjadi satu-satunya sumber pencahayaan listrik di Stadion H Dimurthala.

”Kami menilai panpel tidak melakukan langkah antisipasi. Sebab, sudah ditunggu 2 x 30 menit, tapi lampu stadion tidak menyala sehingga pertandingan gagal digelar. Seharusnya ada genset pengganti,” ucap Erwin saat dihubungi Jawa Pos kemarin.

Erwin juga menyesalkan ulah penonton yang melakukan perusakan dan membakar fasilitas Stadion H Dimurthala. Seharusnya kekecewaan penonton tidak perlu berujung pada vandalisme.

Bagikan