Janji Charles Saat Diproklamasikan Jadi Raja Inggris
Bagikan

Publiksatu - Raja Charles III baru saja diproklamasikan sebagai penguasa baru Kerajaan Inggris. Proklamasi itu dilakukan dalam upacara bersejarah yang menampilkan tradisi berabad-abad dan arak-arakan terompet.
Saat diproklamasikan pada Sabtu (10/9), ia berjanji untuk meneladani mendiang ibunya saat dia diproklamasikan secara resmi
Dilansir dari jawapos.com, yang juga mengutip dari Antara, mangkatnya Ratu Elizabeth II dalam usia 96 tahun pada Kamis (8/9), diikuti dengan beberapa hari berkabung dan pemakaman kenegaraan yang akan digelar dalam sepekan ke depan.
Charles III, 73 tahun, segera melanjutkan peran ibunya pada Kamis (8/9), tetapi Dewan Aksesi yang terdiri dari ratusan politikus, uskup, dan pegawai negeri senior, dengan kostum heraldik tradisional akan memproklamasikan suksesinya pada Sabtu (10/9).
Dewan tersebut, yang telah ada sejak berabad-abad lalu dan bertugas memberi masukan kepada kerajaan, beranggota para penasihat, termasuk putranya dan pewaris takhta, William, istrinya Camilla, dan Perdana Menteri baru Liz Truss, yang menandatangani proklamasi.
Enam mantan perdana menteri, para uskup senior dan sekumpulan politikus meneriakkan God Save The King ketika pengumuman Charles III sebagai raja disetujui.
”Saya sangat menyadari warisan besar dan tugas ini, dan tanggung jawab besar kedaulatan kini diserahkan kepada saya,” kata Charles III.