Olahraga

Kualifikasi Piala Asia U-20, Indonesia Belajar dari Pengalaman Piala AFF

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Rabu, 14 September 2022 19:07 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Kualifikasi Piala Asia U-20, Indonesia Belajar dari Pengalaman Piala AFF
TERISOLASI : Marselino Ferdinan (tengah) dikepung empat pemain lawan saat memasuki area kotak penalti saat menghadapi timnas Vietnam U-19 di laga beberapa waktu lalu. (HARITSAH ALMUDATSIR/JAWA POS )

Publiksatu – Timnas Indonesia U-19 yang bakal berlaga di Kualifikasi Piala Asia U-20 sudah belajar pada pengalaman lalu di Piala AFF U-19. Kala itu, Marselino Ferdinan yang mengalami cedera langsung mempengaruhi permainan tim saat melawan Vietnam.

Garuda Muda –sebutan tim nasional (timnas) U-20– yang semula tampil dominan ganti ditekan. Laga akhirnya berkesudahan 0-0, yang jadi salah satu penyebab gagalnya Garuda Muda melangkah ke semifinal meski tak sekali pun terkalahkan.

“Tidak perlu dikhawatirkan, sudah ada penggantinya andai dia (Marselino Ferdinan) tidak bisa bermain,” kata STY dalam konferensi pers jelang pertandingan perdana melawan Timor Leste U-20 dalam kualifikasi Piala AFC U-20 hari ini seperti dikutip dari jawapos.com.

Itu artinya, pelatih asal Korea Selatan tersebut punya banyak opsi pemain yang bisa diandalkan jadi otak permainan. Atau setidaknya punya format dan formula alternatif jika gelandang Persebaya Surabaya itu terpaksa absen.

Marselino memang akan tetap jadi andalan Garuda Muda. Jam terbangnya di liga, juga di timnas yang lebih senior, serta skill dan visi bermain adalah bekal berharga untuk memimpin rekan-rekannya.

Apalagi, kualifikasi kali ini bakal dihelat di “rumah” pemain 18 tahun itu: Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya. Tapi, sebagai bintang sekaligus kapten, selalu ada risiko Marsel akan terus diincar lawan. Dampaknya, dia bisa rentan cedera atau bisa pula jadi gampang terprovokasi dan kena kartu.

Karena itu, segala kemungkinan itu harus diantisipasi. Kebetulan, di skuad kali ini ada sejumlah pemain yang mulai menunjukkan taji di Liga 1. Zanadin Fariz, “wonderkid” Persis Solo, salah satunya. Sejauh ini sudah enam kali pemain berposisi gelandang tersebut bermain.

Bagikan