Internasional

Nilai Yen Melemah Bisa Berimbas Pada Peningkatan Kunjungan Wisata di Jepang

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Rabu, 14 September 2022 18:24 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Nilai Yen Melemah Bisa Berimbas Pada Peningkatan Kunjungan Wisata di Jepang
TREN MERAH: Pejalan kaki melewati papan elektroik Bursa Efek Tokyo (kanan) dan papan valuta asing yang menunjukkan nilai tukar yen Jepang terhadap dolar AS (tengah) di Tokyo (AFP)

Publiksatu – Nilai yen yang melemah bisa berimbas pada peningkatan kunjungan wisata di Jepang.

Nilai tukar yen terhadap dolar Amerika Serikat (AS) saat ini merosot hingga 1,7 persen. Hal tersebut juga diduga bakal menjadi daya tarik kunjungan. Sebab, itu adalah penurunan terbesar dalam 24 tahun terakhir.

”Nilai yen yang lemah adalah cara paling efektif untuk menarik pariwisata masuk,” ujar Wakil Kepala Sekretaris Kabinet Seiji Kihara seperti dikutip dari jawapos.com.

Jepang saat ini masih mengejar ketertinggalan dengan seluruh dunia dalam hal pembukaan kembali pariwisata. Dilansir The Japan Times, pemerintah berencana menghapus sejumlah aturan. Seperti batas masuk harian, persyaratan visa, serta kewajiban paket wisata bagi turis.

Pada 7 September lalu pemerintah Jepang sejatinya sudah mulai melonggarkan kebijakan. Yaitu, batas masuk dinaikkan dari 20 ribu menjadi 50 ribu orang per hari. Turis juga diizinkan masuk ke Jepang tanpa mengikuti tur berpemandu. Tetapi, mereka tetap harus mengajukan permohonan visa dan paket wisata. Yakni memesan penerbangan serta akomodasi mereka melalui agen perjalanan.

Nah, Jepang tengah mempertimbangkan untuk menghapus persyaratan visa dan mengizinkan wisatawan untuk masuk tanpa harus melalui agen perjalanan. Batas turis masuk mungkin akan dihapuskan. Belum ada tanggal pasti kapan hal itu akan dilakukan. Mungkin akan diterapkan tidak lama lagi. Sebab, musim gugur dan musim dingin di Jepang biasanya sangat populer di kalangan wisatawan. (*)

Bagikan