Diabetes Juga Bisa Dipengaruhi Sering Kesepian, Apa Hubungannya?
Bagikan

Publiksatu – Pernahkah merasa sendiri dan kesepian? Penelitian terbaru mengaitkan kondisi ini dengan risiko diabetes. Studi menyebutkan kesepian dapat melipatgandakan risiko terkena diabetes. Apa hubungannya?
Para ilmuwan di Norwegia mengatakan bahwa kesepian menciptakan penderitaan jangka pendek dan bahkan jangka panjang, yang terkadang dapat mengaktifkan respons stres fisiologis tubuh. Mereka percaya bahwa reaksi tersebut memainkan peran kunci dalam perkembangan diabetes tipe 2 (T2D).
Respons stres tubuh saat kesepian meningkatkan kadar hormon stres seperti kortisol, yang menyebabkan resistensi insulin sementara. Dengan melawan insulin, kadar gula darah tubuh meningkat, itulah yang menyebabkan timbulnya diabetes seperti dilansir dari StudyFinds, Jumat (30/9).
Studi sebelumnya juga menemukan hubungan antara kesepian dan makan yang tidak sehat. Sebab saat kesepian lebih cenderung minum minuman manis dan makan makanan yang kaya gula dan lemak, karena mereka memiliki ikatan sosial yang lebih sedikit dan pengaruh positif yang minimal. Akibatnya, darah kadar gula meningkat dan akibatnya menyebabkan diabetes tipe 2.
Para peneliti dari Western Norway University of Applied Science menggunakan data dari studi HUNT untuk mencapai temuan ini. Ini adalah kolaborasi antara Pusat Penelitian HUNT, Dewan Kabupaten Trndelag, Otoritas Kesehatan Regional Norwegia Tengah, dan Institut Kesehatan Masyarakat Norwegia.
Metode Penelitian
Data tersebut berisi tanggapan terhadap kuesioner kesehatan, pemeriksaan kesehatan, dan sampel darah lebih dari 230.000 orang. Peneliti mengumpulkan data empat kali antara 1984 dan 2019. Penulis studi mengambil informasi dari 24.024 orang yang berpartisipasi dalam tes antara 1995 dan 1997. Mereka memilih orang-orang yang belum menderita diabetes tipe 1 atau tipe 2 dan yang data darahnya tersedia.