Penjelasan Ilmiah Soal Deja Vu

Publiksatu – Siapa pun dapat mengalami kondisi deja vu. Yah, kodisi seseorang yang merasakan sesuatu seperti sudah pernah mengalami kejadian itu sebelumnya. Itulah deja vu.
Mereka yang mengalaminya akan menyadari bahwa itu lebih dari sekadar perasaan pernah melihat atau pernah melakukan sesuatu sebelumnya. Menurut New Scientist, fenomena ini telah lama membingungkan para filsuf, ahli saraf, dan penulis, yang masing-masing memberikan penjelasannya.
Sejak akhir 1800-an, banyak teori muncul di balik penyebab deja vu. Kondisi ini berasal dari bahasa Prancis berarti ‘sudah terlihat’.
Beberapa orang mengira itu mungkin berasal dari disfungsi mental atau masalah otak, sementara yang lain mengatakan itu adalah kejadian sementara dalam operasi normal memori manusia. Namun ilmu tentang fenomena tersebut belum sampai pada ranah ilmu pengetahuan sampai saat ini.
Bisakah Paranormal Menjelaskan Deja Vu?
Pada 2003, seorang ilmuwan bernama Alan Brown melakukan review terhadap semua penelitian yang telah dilakukan mengenai deja vu. Sebagian besar penelitian adalah tentang penjelasan paranormal atau supernatural dari fenomena tersebut, yang mengambil hal-hal seperti kehidupan lampau dan kemampuan psikis untuk menjelaskan mengapa orang mengalaminya.
Baca juga:
Studi Sebut Minum Teh Setiap Hari Turunkan Risiko Diabetes
Di sisi lain, ia juga mengutip beberapa penelitian yang mensurvei publik tentang pengalaman deja vu mereka. Brown mengumpulkan beberapa temuan dasar dari studi ini dan mempresentasikan wawasannya.