Berita Terkini
Internasional

Perkuat Hubungan Bilateral RI-AS, Dubes Rosan Meraih Penghargaan

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Selasa, 11 Oktober 2022 20:18 WIB · 2 menit baca
Perkuat Hubungan Bilateral RI-AS, Dubes Rosan Meraih Penghargaan
Duta Besar Rosan Roeslani menerima penghargaan Henry G. Bennett Distinguished Fellow Award. Kiri ke kanan: Dr. Randy Kluver, Dekan Dubes Rosan Roeslani, Dr. Ken Eastman. (Istimewa)

Publiksatu – Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat, Rosan P. Roeslani, menerima penghargaan Henry G. Bennett Distinguished Fellow Award. Peran dan kiprahnya dikenal memajukan hubungan bilateral Indonesia-AS khususnya di bidang kerja sama ekonomi.

Penganugerahan penghargaan tersebut dilakukan di Wes Watkins-Oklahoma State University dan dihadiri oleh State Senator Oklahoma, Tom Dugger serta sekitar 60 civitas akademika OSU. Kontribusi Dubes Rosan di bidang pendidikan, pelayanan publik, diplomasi, dan komitmen pada perdamaian global merupakan pertimbangan OSU untuk memberikan Henry G. Bennet Award.

“Ini sebuah kehormatan bagi saya menerima penghargaan dari almamater. Saya berterima kasih kepada OSU yang telah turut membentuk pengembangan pribadi dan profesional saya,” kata Dubes Rosan setelah menerima penghargaan dalam keterangan resmi KBRI Washington DC, Senin (10/10) seperti dikutip dari jawapos.com.

Dubes Rosan adalah alumnus OSU tahun 1992 mengambil gelar ganda yaitu Manajemen dan Bisnis Umum serta minor di bidang Keuangan. Ia adalah penerima pertama penghargaan ini dalam 10 tahun terakhir. Tahun ini, penghargaan Henry G. Bennett juga dianugerahkan kepada Charles Dambach, yang dinominasikan sebagai penerima Nobel Perdamaian tahun 2017.

“Saya berharap kesempatan ini dapat menjadi awal dari persahabatan dan kerja sama yang produktif antara Indonesia dan OSU,” kata Dubes Rosan.

Sebelum penyerahan penghargaan, ia menyampaikan kuliah umum mengenai hubungan bilateral Indonesia-AS dan perspektif bisnis. Dalam pidatonya, ia memberikan gambaran mengenai pertumbuhan ekonomi dan prioritas Indonesia saat ini, serta potensi penguatan hubungan kerja sama Indonesia-AS.

“Masa tinggal saya di Oklahoma menjadi momen yang tidak terlupakan. Saat kuliah saya mendapat pekerjaan di salah satu dealer mobil, dimana saya belajar tentang penjualan, menghubungkan klien dan pelanggan, serta cara menjalankan sebuah bisnis,” ungkapnya.