M. Taufiq Manfaatkan Kompetisi yang Berhenti dengan Bertemu Teman Lama
Bagikan

Publiksatu - Terhentinya kompetisi Liga 1 membuat M. Taufiq punya lebih banyak waktu luang.
Selain tetap berlatih secara mandiri karena klubnya, Persik Kediri, libur, pesepak bola 35 tahun itu mencoba bernostalgia dengan teman lamanya di Surabaya.
Teman lama itu adalah pesepak bola asal Malang Wimba Sutan. Wimba merupakan teman lamanya dulu ketika sama-sama masih berkompetisi di internal Persebaya. ”Dia (Wimba) Suryanaga, saya Fatahillah,” jelas Taufiq ketika ditanya Jawa Pos kemarin (19/10).
Keduanya akhirnya sama-sama menembus skuad Persebaya junior. Lantas promosi ke senior. ”Sejak saat itu, saya sama Wimba lengket ke mana-mana. Sudah seperti saudara sendiri,” tuturnya.
Nah, setelah ”lulus” dari Persebaya, kedekatan keduanya tetap terjalin dengan baik. Meskipun, keduanya berkarier di klub yang berbeda. Wimba banyak berkarier di kasta kedua sepak bola Indonesia, sedangkan Taufiq di Liga 1. ”Tapi, komunikasi terus berjalan,” katanya.
Bertatap muka sudah sangat sulit. Padatnya kompetisi menjadi alasan. Bahkan, Taufiq menuturkan kali terakhir bertemu dengan pesepak bola 35 tahun itu pada 2019. ”Ketika dia di Persik, waktu final Liga 2 di Bali. Itu saya sempat ketemu Wimba,” ungkapnya.
Setelah itu, pria asal Tarakan, Kalimantan Utara, tersebut sama sekali tidak berjumpa dengan Wimba. Komunikasi sebatas telepon dan WhatsApp. ”Karena itu, ketika libur ini, kebetulan saya di Surabaya, reuni saja dengan dia,” kenangnya.