Berita Terkini
Olahraga

Arema Salurkan Santunan Rp 10 Juta bagi Korban Meninggal di Kanjuruhan

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Senin, 24 Oktober 2022 23:04 WIB · 2 menit baca
Arema Salurkan Santunan Rp 10 Juta bagi Korban Meninggal di Kanjuruhan
Sejumlah warga mendoakan korban tragedi Kanjuruhan di gate 13 Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. (Robertus Risky/Jawa Pos)

Publiksatu - Pemain Arema FC punya tugas tambahan. Mereka diminta menyalurkan santunan kepada keluarga korban Kanjuruhan. Terutama korban yang berdomisili di luar Malang.

Andik Rendika Rama dan Rizky Dwi kebagian tugas tersebut. Rama adalah pemain asli Gresik. Kebetulan, ada seorang korban asal Kota Pudak itu. Karena paling dekat, Rama diminta mewakili manajemen. Dia yang menyerahkan santunan kepada keluarga korban.

Tugas serupa diemban Rizky Dwi. Dia menyalurkan bantuan untuk dua korban yang berasal dari Jember. Bukan hanya pemain. Asisten pelatih Singgih Pitono pun kebagian tugas untuk menyalurkan bantuan kepada korban yang berasal dari Blitar.

Ya, manajemen memang bagi-bagi tugas. Sebab, jumlah korban sudah mencapai 134 orang. Keluarga korban mendapat santunan Rp 10 juta. Sampai saat ini, semua bantuan itu sudah disalurkan.

Tugas itu jelas meringankan beban kerja tim di Malang. Seusai kejadian, manajemen mendirikan crisis center di kantor Arema FC. Mereka membuka posko bantuan kepada korban luka akibat tragedi Kanjuruhan. Posko aduan itu sudah ditutup pada Jumat (21/10).

Setidaknya ada lebih dari 100 aduan yang sudah diterima. Untuk luka ringan, korban menerima santunan Rp 2 juta. Sementara, korban luka berat diberi Rp 5 juta.

”Kategori luka berat adalah yang mengalami patah tulang sampai menjadi dua bagian. Lalu, ada sakit yang memang butuh waktu lama untuk penyembuhan. Selain menunggu laporan, kami melakukan beberapa aksi jemput bola ke rumah korban,” jelas Febby Imeltta, anggota crisis center seperti dikutip dari jawapos.com.. (*)