Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan Menjadi 135
Bagikan

Publiksatu - Satu lagi korban tragedi Kanjuruhan yang dirawat di RSUD dr Saiful Anwar (RSSA) meninggal dunia. Dia adalah FDKJ (inisial). FDKJ menjadi korban meninggal yang ke-135. Ia merupakan warga Kecamatan Lowokwaru.
Dikutip dari jawapos.com, data medis yang diterima Crisis Center Insiden Stadion Kanjuruhan menyebutkan, FDKJ didiagnosis mengalami trauma otak, infeksi paru, syok sepsis, observasi kejang, dan patah tulang.
Dia sempat dirawat di HCU RSSA karena masuk dalam kategori luka berat. Kemudian pada 4 Oktober 2022, FDKJ menjalani CT Scan karena mengalami pembengkakan otak, patah tulang, dan infeksi paruparu. Setelah itu dia dipindah ke ruang ICU dan menggunakan bantuan ventilator.
Kabar itu juga dibenarkan dokter yang merawat FDKJ, dr Muhammad Akbar Sidiq Sp.An. Dia menjelaskan, remaja laki-laki berusia 20 tahun itu dikirim ke RSSA dalam kondisi luka berat dan kritis. Bahkan kekurangan oksigen.
“Karena kami perlu melakukan berbagai macam tindakan dan perawatan khusus secara intensif, maka yang bersangkutan di-swab lebih dulu,” kata Akbar.
Ternyata hasil swab Farzah positif Covid-19. Karena itu dia memerlukan perawatan di ruang rawat infeksi.
Selama dirawat, tim dokter menemukan trauma di beberapa bagian tubuh. Seperti pada kepala, dada, perut, paruparu, serta bagian-bagian lainnya. Karena itu, para dokter melakukan pemasangan ventilator.