PNBP Kanim Baubau Rp 2,3 M

PUBLIKSATU. BAUBAU - Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas II Baubau membukukan kinerja ciamik di tahun 2022. Unit kerja Kemenkumham itu mampu menyumbang Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp 2,3 miliar.
"Alhamdulillah, pada tahun 2022 Kantor Imigrasi Baubau mengalami peningkatan luar biasa. Kami target PNBP 900 juta yang mencapai dua miliar 300 juta rupiah," kata Kepala Kanim Baubau, Teguh Santoso, di kantornya, belum lama ini.
Pencapaian prestisius itu, menurut dia, merupakan salah satu buah dari kerja keras dan inovasi dalam pelayanan paspor. Salah satu terobosan itu adalah program 'Imbau Sedeka'-Imigrasi Baubau Melayani di Sekolah, Desa, Komunitas, dan Perkantoran.
"Alhamdulillah, masyarakat sangat antusias dengan Imbau Sedeka. Program ini amat berguna bagi yang membutuhkan pelayanan keimigrasian di wilayah kerja kami yaitu Kabaena (Kabupaten Bombana), Kabupaten Buton, Buton Utara, Buton Tengah, Buton Selatan, Muna, Muna Barat, dan Kota Baubau," urainya.
Selain 'Imbau Sedeka', adapula beberapa inovasi yang turut mendongkrak angka permintaan paspor. Program tersebut antara lain pelayanan akhir pekan, pusat perbelanjaan modern, dan pengantaran lewat Pos, serta layanan kepada kaum disabilitas.
Di luar itu, tambah dia, pihaknya berhasil meyakinkan Direktorat Jenderal Imigrasi tentang potensi kepelabuhan Kota Baubau di tahun 2020. Sehingga, pelabuhan Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Pertamina Baubau ditetapkan sebagai Tempat Pemeriksaan Keimigrasian (TPK) atau Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) bersifat khusus.
"Kanim Baubau ini non TPI artinya tidak bisa melakukan pemeriksaan. Alhamdulillah, berkat dukungan Wali Kota, Pertamina dan instansi terkait, maka pelabuhan Pertamina disetujui menjadi TPK. Mulai saat itu, kami bisa melakukan pemeriksaan kapal-kapal di sana," tandas Teguh.(exa)