Masri Sayangkan ada Pelajar SMP di Baubau Nekat Bercumbu di Kelas

PUBLIKSATU, BAUBAU - Video dewasa sepasang pelajar salah satu SMP di Kota Baubau menuai keprihatinan. Anggota DPRD Baubau, Masri sangat menyayangkan ada siswa yang nekat berbuat tidak senonoh apalagi itu di kelas.
"Saya belum telusuri secara jauh tentang (video) itu. Yang jelas kalau seperti itu berarti pengawasannya yang kurang, tidak mungkin terjadi di dalam sekolah kalau pengawasan bagus," tegas Masri ditemui di kantor Kecamatan Batupoaro, Rabu (15/2).
Harusnya, menurut mantan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Baubau ini, pihak sekolah tegas memberlakukan aturan-aturan di sekolah. Sehingga siswa dan siswi di sekolah tersebut segan melakukan perbuatan-perbuatan yang dilarang.
"Sebetulnya sangat menyayangkan kalau masih ada kegiatan-kegiatan sifatnya negatif seperti itu karena kita tahu Kota Baubau terkenal sejak dulu merupakan kota berbudaya, kota mayoritas beragama Islam makanya kita sangat menyayangkan," ujarnya.
Untuk itu, politisi Partai Amanat Nasional (PAN) ini meminta pihak sekolah agar menerapkan larangan penggunaan HP di sekolah. Hal ini demi mengantisipasi penggunaan alat komunikasi tersebut secara negatif.
"Sebetulnya sekolah harus buat itu larangan dalam masih proses belajar mengajar. Harusnya dilarang menggunakan HP, kan tinggal diatur apakah harus disimpan dulu sama guru atau disimpan di tas baru disimpan di luar," imbuhnya.
Lebih jauh, terang dia, komisi II DPRD Baubau merupakan mitra kerja Dinas Dikbud. Ia menginginkan video pelajar bercumbu di kelas itu dibahas bersama dalam merumuskan kebijakan agar kejadian tersebut tidak terulang kembali di masa mendatang.