Calon Sarjana Kesmas Unidayan Diwajibkan Lulus Magang
Bagikan

PUBLIKSATU, BAUBAU - Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unidayan Baubau punya mata kuliah magang. Mereka wajib melalui praktek di instansi internal jika ingin menyandang gelar Sarjana Kesehatan Masyarakat (Kesmas) atau SKM.
Pun, sejumlah mahasiswa tingkat akhir Program Studi (Prodi) Kesmas mulai mengikuti pembekalan magang di aula FKM Unidayan, Rabu (1/3). Kegiatan itu mencakup pemberian materi teori sebelumnya diterjunkan ke lokasi magang.
"Teorinya sudah mereka dapatkan dan di sinilah prakteknya untuk mendapatkan ilmu baru yang tidak diperoleh di bangku kuliah. Magang ini merupakan kegiatan yang dilaksanakan setiap tahun dan wajib diluluskan oleh mahasiswa Prodi Kesmas," kata Dekan FKM Unidayan, Rininta Andriani.
Tempat magang, menurut dia, merupakan miniatur untuk menerapkan ilmu dan bidang kompetensi bagi calon sarjana Kesmas. Di mana, selama kurang lebih sebulan, para peserta diwajibkan mengikuti rutinitas jam kerja dan tata tertib di Puskesmas dan kantor Dinas Kesehatan.
"Magang ini adalah dimana mereka dididik, diproses agar bisa merasakan bagaimana nantinya menjadi tenaga kesehatan yang sesungguhnya. Mereka memang harus benar-benar menjalankan tata tertib dan SOP (Standar Operasional Prosedur) yang berlaku di lokasi penempatannya," tegasnya.
Rininta membeberkan, mahasiswa peserta magang akan dinilai langsung oleh pihak instansi tempat praktek dan internal kampus. Untuk itu, pihaknya mewanti-wanti para mahasiswa agar menjaga nama baik almamater selama menjalani magang.
"Kami mengharapkan mereka mampu membawa nama baik Unidayan dan bisa lulus dengan baik dalam satu kali magang. Di sana ada pimpinan, staf dan dosen pembimbing residence yang mendampingi. Ada juga dosen pembimbing lapangan dari yang akan memberikan penilaian," ujarnya.