Di Baubau, Gepeng Menjamur Saat Ramadan

PUBLIKSATU, BAUBAU - Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kota Baubau mendapati keberadaan gelandangan dan pengemis (Gepeng) makin marak di bulan suci Ramadan 1444 H/2023 M.
"Ini saya lihat Gepeng selama bulan puasa ini menjamur," kata Kepala Satuan Pol PP Kota Baubau, La Ode Muhammad Takdir ditemui di kantornya, kemarin.
Dikatakan, jika sebelumnya keberadaan para peminta-minta tersebut sangat terbatas, kini hampir di semua titik jalan-jalan dan persimpangan yang ada di Baubau bisa ditemukan.
"Menurut hasil monitoring kami keberadaan Gepeng itu seperti di lampu merah jalan Jendral Sudirman atau lebih tepatnya depan Kantor PDAM Kabupaten Buton, lampu merah tugu Kirab, lampu merah depan Yamaha, dan lampu mera depan SMA Negeri 2 Baubau," jelasnya.
Ia mengakui, pihaknya cukup dilema menangani melonjaknya Gepeng tersebut. Selain jumlah personel penegak Peraturan Daerah (Perda) terbatas, penjaringan para Gepeng itu juga dapat berisiko merugikan berbagai pihak.
"Jadi, saat ini kami cuma sebatas patroli, belum menempatkan anggota di setiap lampu merah. Ketika kami berpatroli, mereka (Gepeng, red) berhamburan. Kalau kami patroli dadakan, takutnya nanti mereka yang kebanyakan anak-anak dan orang tua ini lari secara tidak karuan," ujarnya.
Pun menurut dia, belum lagi pihaknya harus memutuskan solusi terakhir jika Gepeng itu tertangkap. "Jadi, kami harus berkoordinasi dengan instansi teknis bagaimana solusinya terhadap para Gepeng ini," tandasnya.