Pemkab Mubar Tambah Alokasi Subsidi Sembako di Pasar Murah
Bagikan

PUBLIKSATU, BAUBAU - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna Barat (Mubar) berupaya menekan inflasi melalui pasar murah. Tidak tanggung-tanggung, alokasi subsidi Sembako ditambah menjadi 26.020 kupon.
Padahal selama ini, kupon Sembako murah hanya dibagikan kepada 16 persen Kepala Keluarga (KK) di Mubar, itu pun mereka yang dianggap kurang mampu. Dengan penambahan kupon itu diyakini mampu mengakomodasi kebutuhan pokok banyak warga.
PJ Bupati Mubar, Dr Bahri mengatakan, alokasi 26.020 kupon pasar murah tersebut bukan cuma diperuntukkan bagi warga miskin, namun untuk semua golongan termasuk Aparatur Sipil Negara (ASN) dan keluarga mampu.
"Ini sebagai tindak lanjut dalam mengantisipasi adanya kenaikan harga pangan dan menstabilkan harga pada 20 komoditas terutama beras saat bulan Ramadan hingga menjelang hari raya Idulfitri 1444 H/2023 M mendatang," jelas Bahri, Senin (3/4).
Kupon Sembako murah itu, kata dia, semacam karcis subsidi harga senilai Rp70 ribu untuk tiga komoditas. "Ini untuk menanggapi apa yang menjadi keluhan masyarakat terhadap kenaikan harga bahan pokok di pasar," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Mubar, La Ode Aka mengatakan, pasar murah akan diadakan pada setiap kecamatan di Muna Barat. Pemenuhan Sembako murah disuplai dari distributor yang bekerja sama dengan Bulog sebagai upaya menyejahterakan pengusaha lokal.
"Untuk telur ayam akan diberikan pada pasar murah yang digelar sebelum hari raya Idulfitri tahun 2023. Karena kita mengingat telur saat ini mengalami kenaikkan harga jadi Rp60 ribu. Kemudian ada juga tiga komoditas lain yang kita subsidi di pasar murah nanti yaitu minyak goreng, gula pasir, dan beras," pungkas Aksa.