Berita Terkini
Baubau

Wali Kota Baubau Terenyuh dengan Honor Guru Ngaji

Oleh Admin Publiksatu · Jumat, 21 April 2023 03:39 WIB · 2 menit baca
Wali Kota Baubau Terenyuh dengan Honor Guru Ngaji

PUBLIKSATU, BAUBAU - Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse merasa terenyuh dengan honor pengajar Al-Qur'an. Ia menilai nominal insentif guru ngaji itu masih belum layak.

Monianse mengemukakan hal itu saat dikonfirmasi wartawan usai seremoni tatap muka dan penyerahan insentif dari Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau kepada pembina Markas MTQ, pembina TPQ, dan imam masjid se-Kota Baubau di aula Palagimata, Selasa (18/4).

"Artinya begini, mereka ini kita suruh mengajar generasi dengan Al-Qur'an tapikan kondisi keuangan kita sedikit, masa imam dibiayai dengan uang seperti itu, kan sebenarnya tidak layak. Tapi mau diapa, dari pada tidak sama sekali," kata Monianse tanpa menyebut nominal insentif.

Menurut dia, upah saat ini memang tidak sebanding dengan pengorbanan para guru ngaji dan imam masjid itu. Kendati begitu, Pemkot Baubau akan berupaya meningkatkan insentif mereka bila kondisi keuangan sudah memungkinkan.

"Jadi bukan berarti bahwa kita berhenti sampai disitu. Kita berupaya kalau sudah ada kelebihan anggaran kita coba tingkatkan lagi honor mereka. Ini tadi sebagai ucapan terima kasih walaupun kondisi keuangan kita seperti itu, mereka masih tetap menjalankan tugasnya," ujarnya.

Politisi PDIP ini menerangkan, honor atau insentif kepada imam masjid dan pengajar Al-Qur'an merupakan bentuk perhatian Pemkot Baubau. Dananya dianggarkan rutin setiap tahun dan dibayarkan setiap triwulan atau tiga bulan sekali.

"Mereka sama seperti honor RT/RW per triwulan. Nah untuk triwulan ini berhubung dengan momentum puasa, maka sekaligus diserahkan," pungkas mantan Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Wakatobi ini.