Seorang Pegawai Kecamatan Kokalukuna Mengonversi Limbah Kayu jadi Produk Bernilai

PUBLIKSATU, BAUBAU - Seorang pegawai kecamatan Kokalukuna Kota Baubau, Andy Syahdan berhasil mengembangkan diri menjadi orang kreatif. Ia mengubah limbah kayu menjadi barang bernilai jual.
Beberapa produk yang diciptakan dari potongan-potongan kayu itu antara lain piala, plakat, meja belajar, gantungan helm. Karya-karyanya diukir di Rumah Ketawa (Kreatif Anak Wajo) kompleks Perumnas Kelurahan Waruruma Kokalukuna.
"Limbah kayu jati saya buat jadi bermacam-macam produk seperti piala, plakat, tempat gantungan helem. Saya kerjakan ini mulai lakukan sekitar empat atau lima tahun lalu," ujar Syahdan kepada wartawan , Kamis (8/6).
Ia banyak memperoleh bahan baku dari sisa-sisa kayu di bangsal atau tempat somel yang dikenalnya. Pun, setiap produk yang dihasilkan dibanderol dengan harga bervariasi seperti plakat mulai dari Rp150 ribu, piala standar Rp500 ribu per set, dan tempat gantungan helm Rp100 ribu.
"Biasanya calon konsumen tinggal bilang buat apa, saya tinggal desain, harga lebih murah. Saya punya produk sudah menjangkau sampai Kendari dan Makassar. Alhamdulillah, sampai hari ini, belum ada menyampaikan tidak puas dengan barang yang saya buatkan itu," tuturnya.
Selain produk dari limbah kayu, Syahdan juga kerap menerima pesanan pembuatan barang lain seperti kursi dan dudukan tandon penampungan air. Produk-produk itu ia bikin dari rangkaian besi yang dilas.
Ia mengakui awalnya tidak punya dasar sedikitpun tentang kerajinan tangan. Semua bermula dari rasa penasaran dan keinginan belajar yang kuat. "Dulu itu saya selalu berpikir kenapa kita selalu dikalahkan orang dari daerah lain. Makanya saya belajar terus karena yakin kita juga bisa seperti mereka," imbuhnya.