Berita Terkini
Ragam

74 Tahun Jawa Pos: Ruang, Waktu, Serem, Seru!

Oleh penyunting · Minggu, 2 Juli 2023 01:54 WIB · 2 menit baca
Bagikan
74 Tahun Jawa Pos: Ruang, Waktu, Serem, Seru!

SABTU Pon hari ini, genaplah umur Jawa Pos yang ke-74 tahun. Usia yang mengantarkan kami untuk segera menapaki ruang baru di usia ke-75: platinum!

Tahapan perjalanan yang biasa digambarkan sebagai logam langka berwarna putih berkilau dengan nuansa keperakan. Yah, boleh juga dimirip-miripkan kayak warna rambut Ganjar Pranowo atau rambut Profesor Mohammad Nuh yang tidak tersentuh semir.

Seperti halnya kita semua, ketika umur sampai pada titik ini, kesadaran yang muncul adalah betapa semakin sedikit teman seangkatan –sesama koran– yang masih tersisa. Teman-teman lama pergi satu demi satu dengan sebab dan caranya masing-masing. Dan pada akhirnya, waktu jualah yang menjadi alat uji terbaik untuk mengukur daya hidup, kesetiaan, dan komitmen sebuah surat kabar.

Juga, hanya waktu yang akan menjadi ’’proof’’ apakah perusahaan koran sebenarnya perlu mati atau tidak. Karena meskipun usia akan terus bertambah, dia –sebagai perusahaan– sesungguhnya memiliki perangkat untuk terus menjaga keberlangsungan hidupnya agar tetap fit, tidak reumatik, terkapar, lalu pergi menghilang.

Ya, di hari yang membahagiakan ini, kami berterima kasih untuk Kompas, Kedaulatan Rakyat, Suara Merdeka, dan teman-teman media cetak lain, yang berkomitmen untuk terus menjaga degup industri media cetak.

Tentu, nama-nama lama itu adalah para pemain media digital juga di era sekarang.

Namun, andaikan umur panjang harian Jawa Pos tidak laik untuk disebut prestasi –karena hanya sekadar bertambah usia– pun kami tetap bersyukur. Bersyukur atas daya tahan tim kami dalam memercayai nilai-nilai baik. Daya tahan redaksi dalam menjaga independensi sikap. Bersyukur dalam nikmat hidup dengan ketaatan pada tata laku media. Dan yang pokok, bersyukur karena Jawa Pos terus sehat!

Bagikan