Pemkot Baubau Sosialisasikan Kelezatan Aneka Olahan Ikan kepada Keluarga Berisiko Stunting

PUBLIKSATU, BAUBAU - Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau terus mengkampayekan manfaat gemar makan ikan. Pun keluarga berisiko stunting diundang melihat langsung aneka produk olahan hewan laut itu, di kantor Dinas Perikanan (Diskan), Senin (26/6).
"Pertama, ini untuk menurunkan stunting. Kemudian, kegairahan makan ikan itu juga berdampak pada usaha perikanan baik tangkap maupun budidaya," kata Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse dikonfirmasi usai sosialisasi "Cegah Stunting dengan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan".
Lebih jauh, politisi PDIP ini menginginkan setiap keluarga agar lebih memperhatikan lagi asupan gizi anak-anaknya dengan menyajikan ikan. Sebab, sadar atau tidak sadar, ibu-ibu terkadang lebih mendahulukan kebutuhan perut para suami ketimbang anak.
"Karena bapak itu dianggap pekerja sehingga butuh pasokan makan yang cukup. Padahal justru anak-anak yang lagi tumbuh juga butuh pasokan gizi yang cukup sehingga," ungkap mantan Direktur PDAM Kabupaten Wakatobi ini.
Monianse juga mendorong pelaku UMKM untuk terus berinovasi menciptakan kuliner olahan ikan. "Anak ini kadang-kadang kalau lihat ikan, mungkin tidak suka. Tapi jika dibuat dalam bentuk lain, maka it jadi satu cara agar anak bisa gemar makan ikan utamanya untuk pengentasan stunting," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Diskan Kota Baubau, Yulia Widiarti mengungkapkan, warga yang diundang dalam sosialisasi gemar makan ikan itu berasal dari 12 kelurahan. Masing-masing kelurahan diwakili 8-9 warga yang masuk kategori keluarga berisiko stunting.
"Mereka kita sosialisasikan tentang bagaimana makan ikan bisa menurunkan stunting. Gemar makan ikan ini merupakan program rutin kita dan salah satu program strategis Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam penanganan stunting," terang Yulia.