Berita Terkini
Nasional

Jawa Pos dalam Karya Ilmiah dan Dunia Akademik: Dari Kasus Terorisme, Lokalitas Cerpen, sampai Wayang Mbeling

Oleh penyunting · Minggu, 2 Juli 2023 23:49 WIB · 1 menit baca
Jawa Pos dalam Karya Ilmiah dan Dunia Akademik: Dari Kasus Terorisme, Lokalitas Cerpen, sampai Wayang Mbeling

Di 74 tahun usianya hari ini, telah banyak mahasiswa, akademisi, dan peneliti yang meriset Jawa Pos dan berbuah karya ilmiah atau buku.

M. HILMI SETIAWAN, Jakarta

---

DALAM kurun 2010–2020, kasus terorisme terbanyak terjadi pada 2018. Dengan kejadian paling menonjol serangkaian pengeboman di sejumlah tempat di Surabaya dan Sidoarjo, dua kota bertetangga di Jawa Timur yang sebelumnya dikenal steril dari aksi serupa.

Jauza Alayya, mahasiswi program Magister Ilmu Komunikasi Universitas Indonesia, pun terdorong untuk meneliti fenomena itu dari perspektif media. Dia menggali pemberitaan kasus terorisme pada 2018, khususnya berita terorisme yang dimuat koran Jawa Pos, untuk tesis yang tengah dia garap yang diberi tajuk: Menelusuri Wacana Terorisme di Media Massa (Analisis Wacana Kritis pada Pemberitaan Peristiwa Terorisme Tahun 2018 di Surat Kabar Jawa Pos).

Penelitian itu dia angkat untuk mencari tahu arah pemberitaan terorisme yang dimuat koran dengan oplah besar di Indonesia tersebut.

’’Media itu bisa melakukan kontra terorisme atau sebaliknya, glorifikasi atau amplifikasi terorisme,’’ katanya saat berbincang dengan Jawa Pos pada Selasa (20/6).