Roni Mau Kerja, Ruangan Sekda Baubau Malah Dikunci

PUBLIKSATU, BAUBAU - Roni Muhtar merasa sudah kembali menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Baubau. Namun, ia belum bernasib mulus ketika ke Kantor Wali Kota Baubau, Senin (3/7).
Roni Muhtar tak bisa masuk ke ruang kerja Sekda Baubau. Ruangan yang berada di lantai II tersebut dalam keadaan terkunci. Ia percaya diri datang sebagai Sekda dengan modal surat penetapan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Kendari Nomor: 30/PEN/2023/PTUN.KDI tertanggal 27 Juni 2023.
Roni Muhtar yang menggunakan pakaian dinas khaki juga sempat ikut apel yang dipimpin langsung Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse. Pemandangan lainnya, sejumlah karangan bunga ucapan selamat bertugas kembali sebagai Sekda kepada Roni Muhtar tampak berjejer rapi di kompleks kantor Wali Kota Baubau.
"Saya merasa bahwa ada permasalahan yang muncul, karena faktanya saya tidak bisa masuk dalam ruangan Sekda. Sehingga saya belum berperan maksimal melaksanakan tugas-tugas Sekda itu," ungkap Roni Muhtar kepada awak media.
Dia mengaku sudah mengirimkan pesan melalui HP terkait kondisi tersebut ke (mantan) Pj Sekda Baubau, Sitti Munawar dan Kabag Umum Setda Baubau, Kasman. Tetapi, pintu ruangan Sekda Baubau tak kunjung dibuka hingga menjelang pukul 12.00 Wita.
"Saya ini ke kantor dalam rangka melaksanakan tugas sebagai Sekda. Kalau ada trouble atau permasalahan, ya konsekuensinya seperti tadi, saya hanya bisa duduk di luar (kursi Sekretaris Pribadi Sekda). Biarpun ruang Sekda dikunci, saya diam-diam saja. Karena kalau tidak kerja, saya salah," ujarnya.
Kendati begitu, Roni menganggap perlakuan tersebut masih wajar terjadi di hari pertama karena aparatur belum terbiasa dengan perubahan situasi secara tiba-tiba. "Saya tidak akan mungkin mau marah-marah. Saya hanya coba melaksanakan tugas sesuai aturan yang berlaku," imbuhnya.