Menkeu Optimis Penerimaan Pajak dan PNBP Lampaui Target APBN 2023

PUBLIKSATU - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati optimistis penerimaan negara berupa pajak dan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) akan melampaui target APBN 2023.
Menkeu memproyeksikan pendapatan negara bakal mencapai Rp 2.637,2 triliun hingga akhir 2023, atau mencapai 107,1 persen dari target APBN 2023 yang sebesar Rp 2.463 triliun.
"Maka sampai akhir tahun 2023, penerimaan pajak diperkirakan akan mencapai Rp 1.818,2 triliun. Ini artinya kita akan melampaui target dari tahun ini mencapai 105,8 persen," kata Sri Mulyani saat rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR RI, dikutip dari JawaPos.com, Kamis (13/7).
Meski begitu, Sri Mulyani menuturkan, pertumbuhan penerimaan pajak tahun ini hanya 5,9 persen. Jauh lebih rendah dibandingkan pertumbuhan penerimaan pajak tahun lalu yang mencapai 34,3 persen.
"Jadi ini di satu sisi kombinasi trennya mulai berbalik, namun kita masih mempertahankan penerimaan sehingga kita masih mencapai target sebesar 105,8 persen," imbuhnya.
Lebih lanjut, Bendahara Negara itu merinci bahwa pendapatan negara pada tahun ini akan disumbang oleh tingginya penerimaan pajak yang mencapai Rp 1.818,2 triliun atau 105,8 persen dari target tahun ini yang sebesar Rp 1.718 triliun. Realisasi ini juga jauh di atas realisasi penerimaan pajak pada 2022 yang sebesar Rp 1.716,8 triliun.
Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menjelaskan, realisasi penerimaan pajak akan dipengaruhi oleh solidnya pertumbuhan perekonomian nasional serta efektivitas implementasi kebijakan dan pengawasan kepatuhan, meski besarannya tidak akan setinggi semester I 2023 karena kecenderungan moderasi harga komoditas.