Berita Terkini
Nasional

Berdampak Negatif, Artis dan Selebgram Diminta Setop Promosikan Judi Online

Oleh Djumaludin · Jumat, 1 September 2023 13:46 WIB · 2 menit baca
Berdampak Negatif, Artis dan Selebgram Diminta Setop Promosikan Judi Online
Ilustrasi, Logo Bareskrim Polri

PUBLIKSATU, JAKARTA- . Sebab, dampak yang ditimbulkan sangat besar.

"Saya sudah tegas mengatakan, kepada teman-teman influencer, artis, selebgram, untuk stop saat ini mempromosikan judi online. Karena korban banyak, banyak orang jatuh miskin, banyak yang tadinya perempuan mohon maaf akhirnya menjual diri, supaya bisa cari uang untuk judi online," kata Dirtipidsiber Bareskrim Polri Brigjen Pol Adi Vivid kepada wartawan, Kamis (31/8).

Adi menjelaskan, masih banyak peluang usaha yang bisa diraup oleh kalangan artis atau influencer. Bagi yang tetap mempromosikan judi online, terancam diproses secara pidana.

"Masih ada usaha lain kok, misalnya mempromosikan alat kecantikan yang sudah sesuai ketentuan dan segala macam," jelasnya.

Baca Juga: Wali Kota Bima Muhammad Lutfi Dilarang Bepergian Ke Luar Negeri

Sebelumnya, Bareskrim Polri tengah mengusut kasus judi online. Sejumlah influencer hingga artis ternama akan dipanggil pemyidik karena diduga mempromosikan situs judi online. Salah satu artis terkenal yang akam dipanggil yakni Wulan Guritno.

"Kami akan lakukan klarifikasi, kita panggil yang bersangkutan (Wulan Guritno)," kata Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Pol Adi Vivid kepada wartawan, Kamis (31/8).

Selain Wulan Guritno, ada beberapa nama publik figur lainnya. Seluruhnya akan dipanggil oleh penyidik. "Kemarin ada beberapa nama yang viral, tentu akan kami tindaklanjuti. Kami akan tindaklanjuti dan kalau memang nanti terpenuhi unsur pidananya, pasti akan kami proses," jelas Vivid.

Baca Juga: Bawaslu Ungkapkan dari 128, Terdapat 20 Negara Gelar Pemilu Masuk Kategori Rawan Pelanggaran

Kendati demikian meskipun situs judi online yang dipromosikan publik figur sudah tidak aktif, mereka tetap akan dipanggil.

"Kalau kejadian lama website sudah tidak beroprasi, tetap kita panggil lagi, kita imbau lagi. Tetap ini sudah jadi catatan bahwa dulu dia pernah mengendorse judi. Tentunya kita akan ada klasifikasi mana yang masih aktif, atau tidak," pungkasnya.