Berita Terkini
Nasional

PKB Digandeng Nasdem Usung Anies-Cak Imin, Ganjar Tak Khawatir Soal Politik

Oleh Djumaludin · Jumat, 1 September 2023 13:18 WIB · 3 menit baca
PKB Digandeng Nasdem Usung Anies-Cak Imin, Ganjar Tak Khawatir Soal Politik
Koalisi pendukung Anies Baswedan makin kuat. Ganjar Pranowo tak gentar. ( (Dery Ridwansah-Miftahul Hayat/Jawa Pos))

PUBLIKSATU, JAKARTA- Bakal calon presiden (Capres) dari PDI Perjuangan Ganjar Pranowo merespons kabar bakal calon presiden (capres) dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP) Anies Baswedan yang akan dipasangkan dengan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin. Ganjar mengaku tidak khawatir soal kabar tersebut, kendati Partai Persatuan Pembangunan (PPP) telah membuka sinyal akan bertemu dengan Partai Demokrat dan PKS untuk membentuk poros baru.

"Saya nggak pernah khawatir dalam bersikap politik," kata Ganjar di Djakarta Theater, Jakarta, Kamis (31/7).

Baca Juga: Buruan Gratis, Pemkot Fasilitasi Pelaku IKM Buat Label Halal

Sampai saat ini, lanjut Ganjar, belum terlihat gelagat PPP akan mencabut dukungan dan kerja sama politik dengan PDI Perjuangan. Namun, ia memastikan akan menghormati sikap masing-masing partai.

"Yang ada dalam pikiran saya adalah menghormati semua putusan masing-masing partai," tegas Ganjar.

. Kunjungan itu dilakukan Anies usai berziarah ke empat makam pendiri Nahdlatul Ulama (NU) di Jawa Timur.

Anies juga didampingi istrinya, Fery Farhati saat mengunjungi Muhasonnah untuk bersilaturahmi dan meminta doa. Setelah berdoa bersama Muhasonnah, Anies dan Fery menyempatkan diri untuk berfoto dengan ibunda ketum PKB itu.

Baca Juga: India Siapkan Pasukan Khusus dari Moyet Untuk Amankan KTT G20

Hal itu membuat Partai Demokrat geram. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat Teuku Riefky Harsya mengungkapkan bahwa Anies Baswedan oleh Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dipasangkan dengan Cak Imin. Kabar tersebut pun dibenarkan oleh Anies sendiri, setelah dikonfirmasi langsung DPP Partai Demokrat.

"Kemarin, 30 Agustus 2023, kami mendapatkan informasi dari Sudirman Said, mewakili Capres Anies Baswedan, bahwa Anies telah menyetujui kerja sama politik Partai NasDem dan PKB, untuk mengusung pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar," ucap Riefky dalam keterangannya, Jumat (31/8).

"Persetujuan ini dilakukan secara sepihak atas inisiatif Ketum NasDem, Surya Paloh," sambungnya.

Teuku Riefky mengatakan, pihaknya melakukan konfirmasi langsung kepada Anies Baswedan terkait kabar tersebut. Menurut Riefky, kabar perjodohan Anies dengan Cak Imin tak terbantahkan.

"Hari ini, kami melakukan konfirmasi berita tersebut kepada Anies Baswedan. Ia mengonfirmasi bahwa berita tersebut adalah benar. Demokrat dipaksa menerima keputusan itu (fait accompli)," papar Riefky.

Riefky menyebut, meski Anies Baswedan telah diusung oleh Partai NasDem sebagai capres sejak 3 Oktober 2022. Tetapi hingga 22 Januari 2023 baik Anies maupun Partai NasDem belum berhasil membentuk sebuah koalisi parpol yang memenuhi syarat Presidential Threshold 20 persen.

Oleh karena itu, atas dasar persahabatan dan chemistry yang selama ini terbangun antara Anies dan Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) maka pada 23 Januari 2023 di sebuah rumah di Jalan Lembang, Jakarta Pusat, Anies Baswedan mengajak Partai Demokrat dan PKS untuk membangun kerja sama politik.

"Ketum AHY membawa Partai Demokrat dan keduanya bekerja sama untuk mengajak PKS. Peristiwa ini disaksikan oleh 4 orang dari Tim 8. Secara formal, Koalisi Perubahan untuk Persatuan diresmikan 14 Februari 2023 dengan penandatanganan piagam koalisi oleh ketiga ketua umum partai, yang berisi 6 butir kerja sama," pungkas Riefky.