Dirut Taspen Punya Harta 43 Miliah, Tak Mau Bayar Sekolah Anak Kamaruddin Simanjuntak Kesal

PUBLIKSATU, JAKARTA - Kabar Dirut Taspen Antonius NS Kosasih yang diduga tidak membayar uang sekolah anaknya membuat pengacara Rina Lauwy, Kamaruddin Simanjuntak kesal. Pasalnya, ANS Kosasih yang menjabat sebagai Dirut Taspen dan memiliki harta kekayaan mencapai puluhan miliar mengaku tidak bisa bayar sekolah sang anak.
Hal ini membuat Kamaruddin Simanjuntak kesal dengan ANS Kosasih yang diduga melepas tanggung jawab untuk bayar sekolah anak.
Baca Juga: Kenang Perjuangan Partai Demokrat untuk Anies, Jansen: Maturnuwun Atas Kebersamaan Kita
"Uang bapak itu (ANS Kosasih) Rp 43 Miliar. Kemudian, anaknya sekolah internasional dan sekarang sudah tidak sekolah lagi di sana karena berulang kali minta tapi tidak ditransfer," kata Kamaruddin dengan nada tinggi.
"Tetapi saya lihat di KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) ada Rp 43 miliar. Kenapa tidak ada uang untuk istri? "sambung Kamaruddin dikutip JawaPos.com dari kanal Youtube Deddy Corbuzier.
Baca Juga: Rina Lauwy Diperiksa KPK soal Peran Antonius NS Kosasih saat Menjabat Direktur Investasi PT Taspen
Sebelumnya, Rina mengungkap alasan ANS Kosasih yang tidak mau membayar pendidikan sang anak lantaran Dirut Taspen itu sedang banyak pengeluaran untuk biaya pengobatan keluarga.
Baca Juga: Atta-Aurel Menanti Kelahiran Anak Kedua, Atta Ungkap Waktu Persalinan Aurel
"Dia sempat bilang 'waduh, saya lagi banyak pengeluaran karena mesti bayar-bayar ini, berobat keluarga dan lainnya',"ucap Rina saat mengulang ucapan Kosasih.
Akibatnya, anak berusia 8 tahun terpaksa telat masuk ajaran baru karena alasan ANS Kosasih yang menurut Rina tidak masuk akal sehingga tidak mengirim uang sekolah anak. Rina meminta agar Kosasih tidak melupakan tanggung jawabnya sebagai seorang ayah untuk memenuhi kebutuhan sang anak termasuk membayar pendidikan meski rumah tangga keduanya masih dalam proses perceraian.
Baca Juga: Rina Lauwy Istri Dirut Taspen Antonius NS Kosasih: Kalau Berdua Sama Dia, Saya Diancam, Dijelek-jelekin
Baca Juga: Honorer Jangan Resah jika RUU ASN Belum Disahkan
"Keluarga terjadi perceraian atau apa, tolong jangan korbankan pendidikan anak karena itu masa depan dia, investasi buat nanti di kemudian hari," tutur Rina Lauwy.
Melihat harta kekayaan Antonius NS Kosasih dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada laman elhkpn.kpk.go.id, pejabat BUMN itu bahkan memiliki total harta kekayaan senilai Rp 47.085.215.329. Harta kekayaan itu dilaporkan ANS Kosasih pada 31 Maret 2023 untuk periodik 2022