Kenang Perjuangan Partai Demokrat untuk Anies, Jansen: Maturnuwun Atas Kebersamaan Kita

PUBLIKSATU, JAKARTA – Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Demokrat, Jansen Sitindaon, mengungkapkan perasaannya usai Anies Baswedan sebagai kandidat tunggal di koalisi, justru menggandeng pihak lain sebagai bacawapresnya.
Lewat akun X (dulunya Twitter) pribadinya @jansen_jsp, ia menuliskan bahwa Partai Demokrat tidak pernah menyana jika Anies akan lebih memilih orang lain daripada Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang bahkan sempat dilamarnya untuk menjadi cawapres.
Baca Juga: Anies Baswedan Ditelepon Surya Paloh Diminta ke DPP Nasdem Berbicara Tawaran Capres 2024, Dia di Jaian Tol
Sementara sejauh ini, Jansen merasa bahwa Partai Demokrat telah berbuat banyak dalam mengawal karir Anies di dunia politik dan pemerintahan, termasuk menyokongnya saat diterpa berbagai isu politik.
“Mulai di awal-awal dulu sama-sama kita mem-backup jenengan ketika dicari-cari salah hukumnya di Formula E, membela dari serangan di medsos/media mainstream dll. Mengamplifikasi gagasan jenengan ke publik, mengawal dan membuatkan acara jenengan di daerah, menerima jenengan dengan sangat hangat di DPP Demokrat, Cikeas sampai Pacitan,” kata Jansen, dikutip JawaPos.com, pada Sabtu (2/9).
Ia meneruskan, komitmen Demokrat kepada mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga dibuktikan dengan kuatnya prinsip partai, untuk tidak hengkang dari Koalisi Perubahan. Mereka, kata Jansen, teguh pendirian mengawal Anies sampai kelak mendeklarasikan bacawapresnya dan menjadi Presiden RI 2024.
Baca Juga: Muhaimin Iskandar Jadi Cawapres Anies Baswedan, Begini Harta Kekayaan yang DImiliknya
Dukungan untuk Anies pun tak surut, bahkan saat Partai Demokrat dihantam masalah internal mereka sendiri. Jansen memastikan, apapun yang terjadi pada Demokrat, tidak akan menyurutkan dukungannya untuk Anies, kala itu.
“Termasuk kami menolak seluruh godaan yang datang ke kami Demokrat dan Mas AHY selama 1 tahun ini, yang secara lantang kami sampaikan ke publik bahwa kami tetap di Koalisi Perubahan. Dan semua pertemuan terbuka. Tidak ada “deal” pakai pintu belakang. Dan banyak lainnya,” jelasnya.
Baca Juga: Ajak OJK ke Pasuruan, Misbakhun Bicara Investasi Ilegal dan Pinjol
Sayangnya, Anies yang disebut selalu menunda-nunda pendeklarasian AHY sebagai bacawapresnya itu, justru tampil mengejutkan dengan menggandeng pihak lain, yakni Cak Imin dari PKB. Tak hanya Partai Demokrat, hal ini juga mengejutkan banyak pihak.
“Di koalisi kita dulu, kita sudah jalan 1 tahun namun dianggap masih terlalu cepat untuk segera deklarasi, “nanti saja last minute” katanya. Di yang sekarang jumpa dan jalan baru beberapa menit, ternyata terlalu lama jika tidak segera dideklarasikan,” terang Jansen.
Baca Juga: Atta-Aurel Menanti Kelahiran Anak Kedua, Atta Ungkap Waktu Persalinan Aurel
Kendati begitu, Jansen seperti tak ingin memperkeruh suasana politik tanah air. Sebagai penutup, ia pun memberi selamat untuk pendeklarasian Anies – Cak Imin dan berterimakasih atas perjalanan kerjasama keduanya selama ini.
“Maturnuwun atas kebersamaan kita selama 1 tahun ini mas. Termasuk 5 tahun jenengan jadi Gubernur DKI, fraksi Demokrat di DPRD DKI konsisten mengawal & bersama jenengan,” tutupnya.