Berita Terkini
Nasional

Menko Perekonomian Berharap Swasta Tenerapkan Model Bisnis Inklusif

Oleh Haeruddin · Senin, 4 September 2023 19:30 WIB · 2 menit baca
Menko Perekonomian Berharap Swasta Tenerapkan Model Bisnis Inklusif
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto ((Istimewa))

PUBLIKSATU, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto mendorong peran sektor publik maupun swasta kawasan ASEAN agar dapat berperan aktif dalam berkontribusi terhadap agenda global dan berperan terhadap upaya penanganan permasalahan global.

"Kita dipengaruhi oleh dinamika global dan pada gilirannya kita berharap dapat berperan aktif dalam berkontribusi terhadap agenda global dan menjadi bagian dari solusi global. Kuncinya adalah kolaborasi dan keterlibatan sektor swasta dalam agenda dan inisiatif ASEAN," ucap Menteri Airlangga Hartanto dikutip dari Youtube Sekretariat Presiden pada Senin (4/9).

Baca Juga: Pelni Mencatat, Kontainer, General Kargo dan Penumpang Alami Peningkatan

Airlangga Hartanto mengungkapkan ada tiga bidang prioritas yang dapat dikontribusikan oleh sektor swasta ASEAN terhadap agenda global.

Pertama yaitu pentingnya peran sektor swasta yang lebih besar dalam mengurangi resiko dan biaya fragmentasi rantai pasokan global dan regional yang didorong oleh geopolitik.

"Sektor publik dan swasta perlu bekerja sama termasuk dengan mitra dan platform lain untuk menegakkan arsitektur perdagangan dan ekonomi multilateral yang terbuka, inklusif tidak diskriminatif dan berbasis aturan," tambahnya.

Kedua yaitu sektor swasta diharapkan dapat memanfaatkan peluang pertumbuhan baru. Dalam hal ini sektor swasta ASEAN harus bekerja sama dengan dewan bisnis lainnya untuk menjajaki potensi kolaborasi.

Sektor swasta ASEAN diharapkan menerapkan model bisnis inklusif memaksimalkan hubungan pembangunan ekonomi lokal termasuk dengan usaha mikro, kecil dan menengah.

Ketiga yaitu memanfaatkan sumber daya jaringan, teknologi dan keahlian sektor swasta untuk menemukan solusi terhadap tantangan sosial ekonomi dan iklim.

"Inovasi, difusi dan adopsi teknologi perlu didukung dan dipercepat untuk meningkatkan ketahanan perekonomian daerah dan kesejahteraan masyarakat," tutup Menteri Perekonomian Airlangga Hartanto.

Ia juga mendorong sektor swasta ASEAN dan komunitas bisnis secara lebih luas, untuk berkontribusi aktif dalam mewujudkan masyarakat ekonomi ASEAN 2025 dan pengembangan visi dan agenda MEA pasca 2025, untuk memastikan dampak dan dampak yang nyata, terobosan bagi perekonomian dan masyarakat. (jpg)