Berita Terkini
Nasional

Harga Minyak Mentah Dunia Naik di Level Tertinggi dalam 10 Bulan Terakhir

Oleh Haeruddin · Rabu, 13 September 2023 22:42 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Harga Minyak Mentah Dunia Naik di Level Tertinggi dalam 10 Bulan Terakhir
Ilustrasi (istimewa)

PUBLIKSATU, JAKARTA - Harga minyak dunia naik tipis pada Rabu (13/9) berada pada level tertinggi dalam 10 bulan yang dicapai pada hari sebelumnya, Selasa (12/9).

Hal tersebut didorong ekspektasi berkurangnya pasokan global dan kekhawatiran akan gangguan pasokan di Libya melebihi kekhawatiran akan melambatnya permintaan di beberapa negara seperti Tiongkok.

Baca Juga: Menkop UKM Siapkan Satgas Digital untuk Melindungi Ekonomi Domestik

Mengutip Reuters, patokan internasional Brent berjangka naik 8 sen atau 0,1 persen menjadi USD 92,14 per barel pada 0054 GMT, sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik 14 sen atau 0,2 persen menjadi USD 88,98 per barel.

Kedua benchmark tersebut melonjak hampir 2 persen pada hari Selasa dan ditutup pada level tertinggi sejak November 2022.

“Prospek permintaan yang bullish dari OPEC dan prediksi Badan Informasi Energi AS (EIA) mengenai penurunan persediaan minyak global memperkuat pandangan pasar mengenai pengetatan pasokan di masa depan,” kata Satoru Yoshida, analis komoditas di Rakuten Securities, Rabu (13/9).

Sementara itu, salah satu anggota OPEC, yakni Libya dikabarkan akan menutup empat terminal ekspor minyak di wilayah timur karena badai mematikan juga memberikan dukungan terhadap harga minyak.

“Tetapi kenaikan lebih lanjut mungkin terbatas karena ada juga tekanan negatif dari kekhawatiran yang masih ada mengenai melemahnya permintaan di Tiongkok,” ujar Yoshida.

Di sisi lain, Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) tetap berpegang pada perkiraan soal pertumbuhan permintaan minyak global yang kuat pada tahun 2023 dan 2024. Seiring dengan tanda bahwa negara-negara besar bernasib lebih baik dari perkiraan meskipun ada hambatan seperti suku bunga tinggi dan peningkatan inflasi.

Untuk menjaga pasokan tetap terbatas, OPEC+ dalam hal ini Arab Saudi dan Rusia pekan lalu memperpanjang pengurangan pasokan sukarela sebesar 1,3 juta barel per hari hingga akhir tahun.

Sementara itu, EIA mengatakan persediaan minyak global diperkirakan turun hampir setengah juta barel per hari pada paruh kedua tahun 2023, menyebabkan harga minyak naik dengan harga Brent rata-rata USD93 per barel pada kuartal keempat.

Menurut sumber pasar, stok minyak mentah, sulingan, dan bensin AS naik minggu lalu. Stok minyak mentah naik sekitar 1,2 juta barel pada pekan yang berakhir pada 8 September, dibandingkan perkiraan analis yang memperkirakan penurunan sekitar 1,9 juta barel. Persediaan bensin naik sekitar 4,2 juta barel, sementara persediaan sulingan naik sekitar 2,6 juta barel. (jpg)

Bagikan