Berita Terkini
Nasional

Bahlil Pastikan Investasi di Pulau Rempang Tetap Jalan

Oleh Haeruddin · Senin, 18 September 2023 21:07 WIB · 2 menit baca
Bahlil Pastikan Investasi di Pulau Rempang Tetap Jalan
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia saat bertemu warga di Pulau Rempang, Minggu (17/9) malam. ((Instagram Bahlil))

PUBLIKSATU, BATAM - Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia memastikan investasi di Pulau Rempang, Kota Batam, Kepulauan Riau, tetap berjalan.

Hal ini disampaikan Bahlil saat melakukan kunjungan ke Pulau Rempang untuk mendengarkan aspirasi warga setempat, Minggu (17/9) malam.

Baca Juga: Ini Jadwal Tanding Timnas Indonesia di Asian Games 2022

“Atas instruksi langsung dari Bapak Presiden @jokowi, saya ke Pulau Rempang untuk mendengarkan aspirasi warga. Semalam saya menemui Bapak Gerisman Ahmad selaku tokoh masyarakat Pulau Rempang di Pantai Melayu,” kata Bahlil dalam akun Instagram pribadinya, Senin (18/9).

Bahlil mengatakan, tujuan utama kedatangannya adalah untuk silaturahim guna mencari solusi hingga memastikan investasi di kawasan tersebut tetap berjalan.

“Mencari solusi terbaik bagi masyarakat Rempang dan memastikan investasi di kawasan ini tetap berjalan dengan tetap memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan keadilan sosial. Bismillah,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Masyarakat Rempang, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri) yang terdampak pembangunan Eco-city akan direlokasi. Sebab, kawasan Rempang harus kosong 28 September mendatang.

Warga yang direlokasi ditampung di hunian sementara. Pemerintah Kota (Pemkot) Batam menyiapkan tiga rumah susun (rusun) atau sekitar 202 kamar untuk menampung warga Rempang yang terkena relokasi.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Batam Rudi Panjaitan mengatakan, untuk rumah tinggal sementara warga Rempang tidak ada masalah. Kesiapan juga dipenuhi dari air, listrik, dan lainnya.

Selain rusun dari Pemkot Batam, ada juga beberapa rusun lainnya yang disiapkan BP Batam dan BPJamsostek. Jumlahnya 5 rusun dari BP Batam, 3 rusun dari BPJamsostek, dan ruko dan perumahan lain.

Ada tiga lokasi rusun yang disiapkan dan telah disampaikan dengan tim. Ada di daerah Kabil, Tanjung Uncang. “Saat ini sudah di-mapping segala perlengkapan di sana,” kata Rudi, Selasa (12/9) sebagaimana dilansir Batam Pos (Jawa Pos Group).

Dia menyebutkan, secara keseluruhan terdapat 1.138 unit yang disiapkan untuk tempat relokasi sementara bagi warga Rempang. (jpg)