Marc Marquez Sangat Bersemangat Hadapi MotoGP di India, Tapi Ada yang Dikhawatirkan
Bagikan

PUBLIKSATU, NEWDELHI - Pembalap HRC Marc Marquez menantikan momen menjajal balapan perdana MotoGP di Sirkuit Internasional Buddh di India, akhir pekan ini. Tapi, ada kekhawatiran banyak pihak terkait balapan di sana.
"Saya sangat bersemangat untuk bertemu dengan semua penggemar di India. Selalu menjadi momen yang menyenangkan ketika kami membawa MotoGP ke negara baru, orang-orang baru, dan penggemar baru untuk berbagi olahraga dan semangat kami," kata Marquez, dikutip dari keterangan resmi, Kamis (21/9).
Baca Juga: MotoGP India Kacau, Marc Marquez Kesulitan Dapat Visa
Sirkuit Buddh yang berada di tengah masyarakat India yang sangat akrab dengan transportasi sepeda motor, memiliki panjang 4,96 km dan diperkirakan menghasilkan putaran balap yang mendebarkan.
Terlebih, sirkuit ini memadukan lintasan lurus yang panjang, tikungan tajam, dan beberapa sudut yang memerlukan kelihaian teknis para pembalap untuk mencari peluang menjadi yang terdepan pada MotoGP putaran ke-13 ini.
Marquez mengatakan akan belajar dengan cepat, berusaha untuk meningkatkan kecepatan, serta memahami 13 tikungan tajam di Buddh sesegera mungkin bersama Honda RC213V yang dia tunggangi.
"Kami perlu bekerja keras untuk memahami segalanya tentang trek dan situasi kami dengan motor. Tujuannya adalah untuk memiliki akhir pekan yang baik, terus berkembang, dan menjalani balapan yang bagus," ujar Marquez.
Baca Juga: PSSI Membentuk Satgas Anti-mafia Bola, Inilah Nama-namnya
Di sisi lain, rekan satu timnya, yaitu Joan Mir berharap trek baru juga bisa membawa peruntungan baru setelah MotoGP San Marino yang berakhir sulit buatnya.
"Mengunjungi tempat baru selalu menyenangkan. Saya sering melihat di media sosial bahwa banyak penggemar yang berasal dari India, jadi menurut saya sangat penting dan menyenangkan untuk bertemu dengan mereka," kata Mir.
"Treknya sendiri sepertinya akan menarik dengan banyak elemen berbeda. Ada banyak hal yang perlu dipahami saat pergi ke sirkuit baru, jadi penting untuk melakukan setiap langkah dengan baik," imbuhnya.
Mungkin, itu komentar positif yang dilontarkan dua pembalap HRC jelang balapan. Faktanya, banyak pihak mengeluh dengan birokrasi dan faktor kebersihan makanan di sana.
Bos Dorna, Carmelo Ezpeleta, telah menduga itu sejak awal. Apalagi, GP India merupakan ajang pertama dalam menggelar MotoGP musim ini. Dan, prediksi itu terungkap satu persatu.
Sebagaimana yang dialami sejumlah tim yang mengalami kesulitan dan kecemasan dari hal-hal administratif, kargo, visa sampai birokrasi terhadap para wartawan asing.
Paling menjadi perhatian adalah faktor makanan di Negeri Taj Mahal tersebut. Mereka khawatir usus mereka bakal terinfeksi apabila mengonsumsi itu.