Berita Terkini
Nasional

Guntur Romli: Serius, Konsisten Memperjuangkan Rakyat hanya Kubu Ganjar Pranowo

Oleh Djumaludin, Publik Satu · Minggu, 24 September 2023 15:33 WIB · 2 menit baca
Guntur Romli: Serius, Konsisten Memperjuangkan Rakyat hanya Kubu Ganjar Pranowo
Bacapres PDI Perjuangan Ganjar Pranowo berkunjung ke Graha Pena 98, Jakarta, Kamis (21/9/2023). (DERY RIDWANSAH/ JAWAPOS.COM)

PUBLIKSATU, JAKARTA -- Ketua Umum Ganjarian Spartan Guntur Romli, memberikan reaksi soal isu penggabungan antara Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto.

Dibeberkan Guntur Romli, ada dua pihak yang paling semangat dalam membahas terkait penggabungan tersebut. Keduanya masing-masing kubu Anies Baswedan dan Prabowo.

"Kubu Anies yang khawatir akan langsung (kalah) head to head dengan kubu Ganjar dan kubu Prabowo, seandainya bisa bersatu, kemudian mereka mulai memframing akan ada kolisi rakyat Vs koalisi kekuasaan," ujar Guntur dalam cuitan Twitternya (23/9/2023).

Baca Juga: Isu Dua Poros, Anies Siap Head to Head dengan Ganjar-Prabowo

Padahal, kata dia, mereka lah koalisi antitesa Jokowi, sekaligus antitesa rakyat. Alasannya, rakyat masih menginginkan program-program Jokowi diteruskan, bukan diubah-ubah oleh Kubu Perubahan Anies-Imin, apalagi dihentikan.

Sementara kubu Prabowo, Guntur melihat ada yang ingin merendahkan dan menghina Ganjar dan PDI Perjuangan dengan usulan memasang sebagai Cawapres Prabowo.

"Ini usulan paling licik setelah kubu Prabowo mencatut foto dan nama Gibran salah satu kader terbaik PDI Perjuangan sebagai cawapres Prabowo. Dan Mas Gibran dengan tegas sudah menolaknya," ucapnya.

Guntur menegaskan, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri telah memutuskan Ganjar Pranowo sebagai Capres, bukan Cawapres.

Disebutkan Guntur, PDIP memiliki golden tiket dan bisa mengajukan pasangan Capres-Cawapres tanpa berkoalisi dengan partai-partai lain.

Meskipun demikian, lanjut Guntur, dalam perjalanan dan dinamika pencapresan Ganjar Pranowo, PDI Perjuangan telah membuka komunikasi dengan semua parpol dan telah membangun bekerjasama dengan PPP, Perindo, serta Hanura.

Baca Juga: Tabrakan beruntun di Exit Tol Bawen, Sejumlah Korban Tergeletak dan Terjepit Mobil Belum Dievakuasi

Menurut Guntur, Megawati merupakan seorang leader bukan dealer. Seorang pemimpin ideologis yang sangat serius dan konsisten memikirkan nasib rakyat dan bekerja demi kepentingan rakyat.

"Bukan pengasong politik kepentingan yang sibuk berdansa-dansa dengan menjadikan rakyat sekedar penontonnya, atau menggelar drama turun gunung," tukasnya.

Sebagai alat perjuangan rakyat, dikatakan Guntur, maka tujuan PDIP adalah mewujudkan cita-cita Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945.